Gus Hans: Sepak Bola Bisa Tularkan Virus Perdamaian!

VIRUS PERDAMAIAN: Gus Hans di acara kesepakatan bersama PP Muhammadiyah-Uni Papua FC. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
VIRUS PERDAMAIAN: Gus Hans di acara kesepakatan bersama PP Muhammadiyah-Uni Papua FC. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

JAKARTA, Barometerjatim.com – Presiden Football for Peace Interfaith Indonesia, Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans menegaskan, sepak bola menjadi media yang tepat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“Sepak bola bisa menularkan virus perdamaian,” tandasnya saat menghadiri kesepakatan bersama antara PP Muhammadiyah dengan Perkumpulan Sepak Bola Uni Papua di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019).

Sepak bola, sambung cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) yang namanya masuk bursa Pilwali Surabaya 2020 tersebut, “Bisa menciptakan antidiskriminasi, kompak membangun kebersamaan, serta cara smart untuk menyatukan bangsa.”

Gus Hans pun menyambut baik kesepakatan ini. “PP Muhammadiyah dan Uni Papua FC bisa ikut serta dalam pertandingan sepak bola, serta menjadikan Pancasila sebagai keajaiban dan contoh bagi dunia,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menuturkan, sepak bola adalah media yang paling cair. Bisa menjadi wadah dalam membangun kemajemukan bangsa, karena pertandingan sepak bola membuat masyarakat mudah berbaur dan berinteraksi.

Di sisi lain, Haedar juga mengkritisi beberapa kejadian belakangan ini, yang justru membuat sepak bola tanah air sedikit berubah menjadi media vandalisme dan menyeramkan.

Karena itu, Haedar berharap, MoU antara Muhammadiyah dengan Uni Papua ini bisa menjadikan sepak bola sebagai media perdamaian, relasi sosial yang inklusif.

“MoU ini bisa membangun karakter yang cinta damai, kemajuan dan keberagaman bangsa,” kata Haedar.

Dia menambahkan, Muhammadiyah begitu terbuka dengan MoU ini karena selama ini lembaganya memang berbuat tidak kenal lelah lewat karya-karya nyata untuk bangsa.

Terlebih Ormas keagamaan ini memiliki Hubbul Wathon, organisasi sepak bola Muhammadiyah yang berdiri lebih dari setengah abad.

Bangun Karakter Bangsa

SEPAK BOLA PERDAMAIAN: Kesepakatan bersama PP Muhammadiyah dan Uni Papua FC. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SEPAK BOLA PERDAMAIAN: Kesepakatan bersama PP Muhammadiyah dan Uni Papua FC. | Foto: Barometerjatim.com/ROY

Sedangkan CEO Uni Papua FC, Harry Widjadja mengungkapkan, kesepakatan bersama ini adalah pondasi untuk bersama-sama membangun karakter generasi muda, khususnya dalam sepak bola.

“Kita ingin sepak bola sebagai wadah kedamaian dan karakter fair play. Kami akan melakukan pelatihan-pelatihan sepak bola di lembaga pendidikan milik Muhammadiyah,” kata Harry.

Dalam kesepakatan tersebut, juga dilakukan pertukaran jersey. Jersey Uni Papua FC dengan Nomor 17 sebagai simbol kemerdekaan dengan jersey Hubbul Wathon Nomor 5 simbol Pancasila.

» Baca Berita Terkait Gus Hans, Muhammadiyah