Pilwali Surabaya, Bayu Airlangga Berharap ‘Dilamar’ Gus Hans

REPRESENTASI KHOFIFAH-SOEKARWO: Bayu Airlangga (kiri) dan Gus Hans, berpasangan di Pilwali Surabaya 2020? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JAGO KHOFIFAH-SOEKARWO: Bayu (kiri) dan Gus Hans berpasangan di Pilwali Surabaya 2020? | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Nama KH Zahrul Azhar As’ad alias Gus Hans makin ‘berisik’ saja di bursa Pilwali Surabaya 2020. Bahkan kandidat lain, mengaku happy jika bisa berpasangan dengan mantan Jubir Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018 tersebut.

Setelah politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dhimas Anugrah, hal serupa disampaikan kandidat dari generasi milenial, Bayu Airlangga.

“Oh, malah senang (berpasangan dengan Gus Hans),” katanya sambil melirik Gus Hans yang ada di sampingnya saat ditanya Barometerjatim.com usai menghadiri akad nikah Patimasang, putri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Jemursari, Surabaya, Jumat (28/6/2019).

“Saya berharap dilamar jadi wakilnya Gus Hans, he.. he,” sambungnya, merendah. Sudah ‘ngopi-ngopi’ dengan Gus Hans? “Insyaallah nanti, segera, he.. he..” ucap ketua Muda Mudi Demokrat Jatim yang juga menantu mantan Gubernur Jatim, Soekarwo alias Pakde Karwo itu.

Jika Gus Hans dan Bayu akhirnya ‘satu paket’ di Pilwali Surabaya, bisa jadi inilah pasangan yang merepresentasikan calon yang didukung Khofifah dan Pakde Karwo. Terlebih Bayu mengaku cukup lama kenal dengan pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang itu.

“Kan saya kenal Gus Hans juga lumayan lama. Beliau ini senior, guru saya juga di politik. Jadi kalau nanti arahnya ke sana, ya saya lebih happy-lah,” katanya.

Saat kembali dipertegas, kalau bergandengan siapa yang nomor 1 dan 2? “Saya kan lebih junior, saya yang (nomor) 2,” katanya sambil tersenyum, yang disambut pula dengan senyum Gus Hans.

“Saya sebagai generasi milenial lebih mendahulukan yang senior. Jadi prinsipnya sekarang, senioritas itu tetap penting,” tandas Bayu yang lolos ke DPRD Jatim hasil Pileg 2019.

Sebelumnya, 10 Desember tahun lalu, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menilai, Bayu berpotensi masuk paket kandidat yang didukung Khofifah. Entah sebagai calon wali kota atau wakil wali kota.

“Politik kita lagi ada tren positif, memberi kesempatan kepada anak muda menjadi pemimpin daerah, mengingat anak muda lebih identik dengan semangat perubahan,” katanya.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya