Selasa, 06 Desember 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Emil Dardak Vs Menantu Pakde Karwo, AHY: Hangat Boleh, Jangan Sampai Panas Terbakar!

Berita Terkait

JANGAN TERBAKAR: AHY, Emil Dardak, dan Bayu Airlangga, hangat boleh tapi jangan panas terbakar. | Foto: Barometerjatim.com/IST
JANGAN TERBAKAR: AHY, Emil Dardak, dan Bayu Airlangga, hangat boleh tapi jangan panas terbakar. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak mempermasalahkan tensi hangat dalam mendukung calon ketua DPD Partai Demokrat Jatim: Emil Elestianto Dardak versus Bayu Airlangga.

“Sekali lagi ini adalah forum konsolidasi, bukan forum polarisasi. Walaupun saya sangat memahami dan sebuah kewajaran jika menjelang Musda ada dinamika, suasana menghangat,” katanya saat membuka secara virtual Musda VI DPD Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Kamis (20/1/2022).

“Lebih bagus hangat daripada dingin. Malah aneh kalau Partai Demokrat dingin-dingin saja,” tandas putra sulung Mantan Ketum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Demokrat, papar AHY, sesuai namanya adalah partai yang membuka ruang bagi perbedaan dan itulah esensi dari demokrasi. Tetapi perbedaan harus tetap dalam koridor yang konstruktif.

“Tidak boleh perbedaan itu kemudian menjadi pemecah di antara kita. Hangat boleh tapi jangan sampai panas terbakar. Dan saya yakin seluruh kader partai Demokrat di Jatim memiliki kedewasaan, memiliki pemahaman pentingnya menjaga soliditas ini,” tegasnya.

Karena itu, AHY mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap pihak dan seluruh kader yang telah berupaya untuk menjaga situasi yang kondusif dan menyejukkan.

“Tunjukkan Demokrat adalah partai yang cerdas, partai yang bermartabat. Tunjukkan itu, ceritakan itu kepada masyarakat luas. Jangan sebaliknya, menunjukkan kalau kita mudah dipecah belah,” ucapnya.

Lagi pula, usai Musda seluruh kader Demokrat akan kembali fokus pada upaya dan semangat terus berkoalisi dengan rakyat, membantu kesulitan masyarakat sekitar, seperti yang telah dilakukan selama ini terutama di masa pandemi Covid-19.

Keputusan di Tangan Tim 3

Musda VI mengesahkan Emil Dardak dan Bayu Airlangga sebagai calon ketua DPD Partai Demokrat Jatim. Kedua nama calon, selanjutnya akan mengikuti fit and proper test alias uji kepatutan dan kelayakan di DPP.

Bayu yang menantu mantan Ketua Partai Demokrat Jatim, Soekarwo alias Pakde Karwo itu mendapat dukungan lebih banyak dari pemilih suara. “Alhamdulillah dukungan kita 25 DPC,” katanya.

Namun dukungan ini menyusut enam, karena sebelum Musda kubunya mengklaim mendapat dukungan 32 dari 38 DPC se-Jatim. Sedangkan total pemilik suara untuk mengusulkan calon yakni 40, terdiri dari 38 DPC serta 1 DPD dan 1 DPP. Sebaliknya, dukungan Emil bertambah dari semula kubunya mengklaim 12 menjadi 15 atau mendapat tiga dukungan tambahan.

Meski kalah dukungan dari Bayu dalam penetapan calon di Musda, peluang Emil menjadi ketua definitif Demokrat Jatim tetap terbuka karena keputusan ada di tangan “Tim 3” terdiri dari Ketum, Sekjen, serta kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK).

“Harapan saya Partai Demokrat mendapatkan yang terbaik dan saya percaya ketua umum akan memilih yang terbaik. Saya hanya ingin menjadi bagian dari proses demokrasi di partai politik, dalam konteks ini definisinya adalah yang Pancasilais,” kata Emil.

“Dimana Mas AHY memiliki, tentunya wisdom untuk menentukan pemimpin yang baik. Tentunya ini sudah ditegaskan oleh kepala BPOKK, bahwa ini proses dengan niatan yang sangat baik, saya ingin menjadi bagian dari itu,” imbuh wakil gubernur Jatim itu.

» Baca berita terkait Demokrat. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -