Dilibatkan di Islamic Science Park, Gus Hans: Ansor Mumpuni!

ANSOR JATIM: (Dari kiri) Gus Syafiq, Khofifah, Gus Hans. Strategic partner Pemprov Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
ANSOR JATIM: (Dari kiri) Gus Syafiq, Khofifah, Gus Hans. Mitra strategis Pemprov Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menjawab keinginan Ketua PW GP Ansor Jatim, Syafiq Syauqi alias Gus Syafiq agar Banom pemuda Nahdlatul Ulama (NU) tersebut dilibatkan dalam program Pemprov — termasuk peran di bidang industri.

Khofifah melihat Ansor sebagai strategic partner, dan sebagai langkah awal akan melibatkannya dalam penyiapan program prestisius Islamic Science Park yang di dalamnya terdapat komponen Islamic finance.

Lantas, bagaimana kesiapan SDM Ansor Jatim? Cendikiawan muda NU, Zahrul Azhar As’ad alias Gus Hans menilai, ajakan Khofifah tersebut sangat serius karena melihat potensi besar yang ada di tubuh Ansor.

Insyaallah Bu Gubernur itu kalau berbicara selalu terukur. Melihat sebenarnya dari potensi yang dimiliki Ansor insyaallah mampu. Jadi Bu Gubernur tidak akan asal menawarkan jika memang dirasa tidak mampu,” katanya pada Barometerjatim.com, Kamis (8/8/2019).

Artinya, tandas Gus Hans, Khofifah melihat banyak potensi SDM yang mumpuni di Ansor. “Tinggal nanti tanggung jawab besar di pundak Gus Syafiq adalah me-manage, mendata mereka (kader potensial), mana-mana yang pas dimana,” paparnya.

Jadi bukan semata-mata karena KBNU (Keluarga Besar NU)? “Ah, enggak lah. Beliau itu orang profesional. Kalau orang yang enggak kenal sama beliau, mungkin akan mengatakan akan berpihak pada orang dekatnya lah, saudaranya lah, sepupunya lah, beliau bukan orang tipikal seperti itu,” tegas Gus Hans.

“Beliau tipikal orang yang tahu tentang potensi yang ada. Kalaupun orang NU tapi tidak mampu, ya enggak akan diajak ngapa-ngapain, walaupun saudaranya. Jadi Bu Gubernur memandang ekspektasi yang tinggi,” sambungnya.

Lagi pula, kata Gus Hans yang juru bicara (Jubir) Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018, tidak dipungkiri kalau Nahdliyin (warga NU) adalah komunitas yang paling banyak di Jatim.

“Nah, harapan Bu Khofifah, Ansor bisa menjadi salah satu mitra strategisnya dalam menyelesaikan permasalahan keekonomian di Jatim,” ujarnya.

Keuangan Islam Dunia

Saat penutupan Konferwil XIV Ansor Jatim di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad Kota Malang, 28 Juli lalu, Khofifah begitu gambalang menegaskan Ansor adalah salah satu mitra strategis bagi Pemprov Jatim.

“Saya ingin mengajak Ansor Jatim menjadi bagian dari gerakan untuk menjadi grafitasi keuangan Islam dunia, melalui perwujudan Islamic Science Park,” katanya.

Apalagi Jatim sangat banyak membutuhkan ahli keuangan Islam dan sebetulnya para gus (kiai muda) yang ada di Ansor, adalah kekuatan luar biasa tanpa harus memiliki back-up akademik Islamic finance. Entah itu sarjana, master ataupun PhD.

Sebab, pada dasarnya mereka cukup banyak yang memiliki ilmu terkait dengan keuangan syariah. Nah, ini bisa menjadi startegic partner bagi proses penyiapan Islamic Science Park, terutama Islamic finance.

“Ini kan sebetulnya kita berharap bahwa Islamic Science Park itu ada komponen Islamic finance-nya, karena di dalam desainnya memang ada. Maka teman-teman dari Ansor, para gus muda, itu sebetulnya bisa menjadi strategic partner dalam proses penyiapan ini,” jelasnya.

» Baca Berita Terkait Gus Hans, Ansor Jatim