Demokrat Bantah Musda Jatim Mundur: Surat DPD Saja Belum!

TEPIS DIUNDUR: Renville Antonio, tepis Musda Demokrat Jatim diundur karena belum ada surat dari DPD. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TEPIS DIUNDUR: Renville Antonio, tepis Musda Demokrat Jatim diundur karena belum ada surat dari DPD. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Bendahara Umum DPP Partai Demokrat (PD), Renville Antonio mengaku bingung dengan pemberitaan yang menyebut Musda VI DPD PD Jatim mundur. Terlebih ada pengamat yang berkomentar pengunduran tersebut sebagai langkah tidak tepat.

“Siapa yang munculkan (Musda digelar 12 Februari 2021)? Namanya siapa yang munculkan? Saya juga bingung begitu lihat di media, yang munculkan siapa?,” kata Renville saat ditanya, apakah Musda diundur atau tanggal pelaksanaan memang belum ditetapkan, Selasa (16/2/2021).

“Kemudian ada pengamat yang ngomong ini tidak etis kalau diundur, lho saya jadi tambah bingung ini. Kan Musda kami ini tergantung DPD. sekarang ditanyakan saja sama DPD, pernah enggak mengirimkan surat ke kami, enggak pernah! Gimana bisa mundur, wong suratnya enggak pernah,” sambungnya.

Renville lantas menjelaskan mekanisme pelaksanaan Musda. Menurutnya, setelah dibuka tahapan konsolidasi selanjutnya DPD Demokrat se-Indonesia mengirimkan surat kesiapannya.

“Nanti akan dicek sama DPP, betul-betul sudah siap apa tidak, kan begitu,” katanya. Bagaimana dengan DPD Jatim, apakah memang belum berkirim surat ke DPP? “Ya belum, belum ada, sampai sekarang belum ada,” ucapnya.

Tak hanya Jatim, lanjut Renville, DPD Demokrat se-Indonesia belum ada yang bicara soal Musda. “Ketum sempat nanya, lho ini gimana ceritanya kok bisa ngomongin Musda, lho saya juga bingung,” katanya.

Jadi sampai detik ini, tandas Renville, belum pernah ada usulan atau kesiapan DPD menyampaikan ke DPP, apalagi sampai rapat penyusunan Steering Committee dan Organizing Committee (SCOC).

“Rapat SCOC aja belum apalagi bikin surat, gimana?” kata Renville yang mantan anggota DPRD Jatim dan Sekretaris DPD Demokrat Jatim.

Digelar Akhir Tahun

Sebelumnya, ramai diberitakan Musda Demokrat VI digelar 12 Februari diikuti hembusan lima kandidat, yakni Wagub Jatim/Plt Ketua PD Jatim, Emil Elestianto Dardak; Anggota DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto; Wakil Ketua DPRD Jatim, Ahmad Iskandar; Bendahara PD Jatim/Ketua Fraksi PD DPRD Jatim; Sri Subiati; serta Sekretaris DPD PD Jatim/Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Bayu Airlangga.

Hingga hari H, alih-alih Musda, persiapannya saja sama sekali tidak terasa. Sampai kemudian Renville angkat bicara soal riuh gelaran Musda. Menurutnya, tidak digelar dalam waktu dekat, kemungkinan akhir tahun.

“Belum ada pembicaraan di DPP terkait pelaksanaan Musda  Demokrat Jatim. Banyak hal yang harus dikerjakan DPP sampai saat ini yang lebih urgen. Sehingga, kemungkinan besar nanti setelah lebaran. Ya, kalau kita berharap pada saat ulang tahun Partai Demokrat,” paparnya.

Namun pernyataan Renville malah ditanggapi sejumlah pihak bahwa Musda Demokrat Jatim diundur dan dinilai sebagai langlah kurang tepat.

“Penundaan yang tiba-tiba itu menurut saya kurang tepat,” ujar Pengamat Politik asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Suko Widodo kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Saat ini, katanya, justru momentum baik karena Demokrat tengah menjadi perhatian publik sejak munculnya dugaan ada upaya kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Sebaliknya, kalau ditunda saya khawatir justru muncul isu kontrapoduktif dan Musda tidak berjalan secara alamiah,” ucap Suko.

» Baca Berita Terkait Demokrat