Didukung 29 DPC, Bayu Malah Laporkan Cabang Bulat ke Emil!

KOLABORASI: (Dari kiri) Bayu, AHY, dan Emil. Tak ada rivalitas jelang Musda Demokrat Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KOLABORASI: (Dari kiri) Bayu, AHY, dan Emil. Tak ada rivalitas jelang Musda Demokrat Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – DPD Partai Demokrat Jatim menghangat. Jelang Musyawarah Daerah (Musda) VI, perang statemen dukungan mulai dilontarkan secara terbuka, baik sinyal dari DPP maupun arus yang dipertontonkan DPC.

Dari arus bawah, Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Bojonegoro, Syukur Priyanto menyebut 29 cabang mendukung Bayu Airlangga yang saat ini menjabat sekretaris untuk menakhodai DPD PD Jatim 2021-2026.

“Dengan pertimbangan untuk kepentingan kemajuan dan kemenangan Partai Demokrat lima tahun mendatang, ada 29 DPC sepakat memberikan dukungan kepada Bayu Airlangga sebagai ketua definitif PD Jatim 2021-2026,” katanya, Jumat (12/2/2021).

Ke-29 DPC yang disebut yakni Pacitan, Lamongan, Surabaya, Nganjuk, Bojonegoro, Kabupaten Kediri, Sampang, Bangkalan, Pamekasan, Kabupaten Mojokerto, Situbondo, Jember, Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, Batu, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, Sumenep, Jombang, Sidoarjo, Gresik, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Tulungagung, dan Kabupaten Pasuruan.

Namun statemen Syukur menyisakan tanya, karena sejumlah DPC justru memilih tak berkomentar. Salah satunya Kabupaten Jombang dengan alasan untuk menjaga kondusifitas partai.

“Saya sementara mboten koment (tidak komentar) dulu, nunggu situasi kondusif,” kata Ketua DPC PD Jombang, Mohammad Syarif Hidayatullah alias Gus Sentot.

Uniknya, Bayu yang didukung 29 cabang, justru melaporkan ke Bandahara Umum DPP PD, Renville Antonio kalau Emil yang malah mendapat dukungan bulat dari cabang-cabang,

“Semua (soal pilihan) tergantung DPC. Tapi berdasarkan laporan Mas Bayu dan Mbak Anti (bendahara PD Jatim), mereka kelihatannya sudah bulat akan mendukung Mas Emil Dardak yang saat ini Plt ketua Jatim, untuk ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua DPD PD Jatim,” ungkap Renville.

Dari semula, sejak lima nama dihembuskan sebagai kandidat, mereka yakni Wagub Jatim/Plt (Pelaksana Tugas) Ketua PD Jatim, Emil Elestianto Dardak; Anggota DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto; Wakil Ketua DPRD Jatim, Ahmad Iskandar; Bendahara PD Jatim/Ketua Fraksi PD DPRD Jatim; Sri Subiati; serta Sekretaris DPD PD Jatim/Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Bayu Airlangga, nama Emil dipandang tetap terkuat.

Bahkan, Pengamat Politik Surokim Abdussalam menilai tak ada rivalitas antara Emil dan Bayu. “Menurut saya justru cenderung klik antarkeduanya,” katanya.

Peneliti senior di Surabaya Survey Center (SSC) itu juga tak mau membandingkan antara Emil dan Bayu, mana yang lebih layak memimpin Demokrat Jatim.

“Kok lebih baik berkolaborasi antarkeduanya, he.. he.. Saya pikir Mas Emil masih jadi kandidat kuat dan Mas Bayu akan lebih realistis untuk berkolaborasi,” tandas Surokim.

» Baca Berita Terkait Emil Dardak