Demo, BEM Nusantara Minta Pesta Ultah Khofifah Diusut!

USUT ULTAH KHOFIFAH: BEM Nusantara Jatim, minta pesta ultah Gubernur Khofifah diusut. | Foto: Barometerjatim.com/IST
USUT ULTAH KHOFIFAH: BEM Nusantara Jatim, minta pesta ultah Gubernur Khofifah diusut. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – 33 hari berlalu sejak Rabu, 19 Mei 2021. Namun buntut dari pesta ulang tahun (ultah) Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di rumah dinasnya, kompleks Gedung Negara Grahadi, Surabaya, belum benar-benar tuntas.

Kali ini, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jatim menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Senin (21/6/2021).

Aksi yang berlangsung damai tersebut diikuti perwakilan Presiden BEM dari berbagai perguruan tinggi di Jatim, mulai dari Sumenep hingga Banyuwangi.

“Tujuan dari aksi ini adalah menuntut Pejabat Harian Sekda Jatim (Heru Tjahjono) mundur, serta mendesak Polda Jatim menindaklanjuti laporan kasus kerumunan di acara ulang tahun Gubernur Jatim,” kata Koordinator BEM Nusantara Jatim, Ahmad Faruq.

Heru Tjahjono dinilai BEM Nusantara Jatim seharusnya sudah memasuki pensiun, namun oleh Khofifah diangkat lagi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Jatim.

Sementara terkait ultah Khofifah, menurut Faruq, terdapat perlakuan yang berbeda dalam penanganan kegiatan di masa pandemi Covid-19 yang diselenggarakan masyarakat dengan para pejabat.

Ketika masyarakat melakukan kegiatan selalu ada operasi pembubaran. Berbanding terbalik saat pejabat pemerintahan berkegiatan, bahkan aparat keamanan disebut turut serta mengamankan dan menertibkan kegiatan.

“Inilah yang menjadi polemik bagi masyarakat. Kasusnya (pesta ultah Khofifah) baru sampai pada olah TKP, tapi sampai saat ini tidak ada titik terang. Ini macam hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Tak hanya itu, BEM Nusantara Jatim juga menyertakan isu- isu regional yang terdapat di kota/kabupaten yang sampai saat ini masih belum dituntaskan pejabat berwenang.

“Karena kita ini juga ada kawan-kawan dari Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember dan Sumenep. Kami menuntut supaya pihak internal dan Forkopimda untuk menuntaskan isu regional yang ada,” pungkas Faruq.

» Baca Berita Terkait Heboh Ultah Khofifah