Lagi, Khofifah Dilaporkan ke Polda! Kini soal Dugaan Hoaks

LAPORKAN KHOFIFAH: Lira Jatim kembali laporkan Gubernur Khofifah. Kali ini soal dugaan hoaks dan pembohongan publik. | Foto: IST
LAPORKAN KHOFIFAH: Lira Jatim kembali laporkan Gubernur Khofifah. Kali ini soal dugaan hoaks dan pembohongan publik. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Jatim kembali melaporkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawasa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Rabu (9/6/2021). Kali ini soal dugaan pernyataan hoaks dan pembohongan publik.

Wakil Sekretaris Wilayah (Sekwil) Lira Jatim, Syamsuddin SH mendatangi SPKT Polda ditemani jajaran pengurus dan LBH Lira Jatim.

Sebelumnya, Senin (24/5/2021), Lira — bersama Arek 98 Suroboyo Tangi, advokat M Sholeh, dan Barisan Pemuda Nusantara — melaporkan Khofifah terkait pesta ulang tahun (ultah) ke-56 Khofifah di rumah dinasnya, kompleks Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (19/5/2021) malam.

Dalam keterangannya, Syamsuddin menyampaikan, Lira mensinyalir Khofifah melakukan perbuatan hoaks saat memberikan klarifikasi di berbagai media dan pesan berantai, bahwa dirinya tidak tahu menahu soal kegiatan ultahnya, tidak sengaja, serta tidak dihadiri keluarganya.

“Sebagai seorang pemimpin, kami nilai pernyataan Ibu Khofifah itu bohong alias hoaks, karena kami telah mendapatkan bukti-bukti baru yang dapat membantah pernyataan dia. Makanya hari ini kami laporkan,” ujarnya.

Syamsuddin menambahkan, “Kami mendesak Polda Jatim untuk segera mengusut kasus tersebut, jangan sampai penegakan hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.”

Dalam laporan Lira kali ini, lanjut Syamsuddin, juga disertakan bukti-bukti dokumen foto yang selama ini tidak diketahui publik.

“Bila Polda serius mengusut kasus ini, sangat mudah tinggal memanggil saksi-saksi yang ada di dalam foto tersebut,” ucapnya.

Lira juga berjanji akan terus mengawal kasus yang melibatkan petinggi Pemprov Jatim tersebut. “Bila kasus ini terkesan dipetieskan, Lira akan melakukan aksi demonstrasi pekan depan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Sabtu (22/5/2021), Khofifah memberikan klarifikasi dan permintaan maaf yang tersebar di grup-grup WhatsApp (WA) terkait acara ultahnya yang berujung hujatan warganet dan komentar keras dari berbagai pihak.

Berikut klarifikasi Khofifah yang dibenarkan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Jatim, Agung Subagyo.

Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada yang telah membaca berita atau video viral dg bunyi pesta ulang tahun khofifah ada kerumunan atau serupa.
Penjelasan dibawah ini semoga dapat memberikan info yg terlanjur terdistorsi:

  1. Bahwa syukuran tanggal 19 Mei semua persiapan tanpa sepengetahuan apalagi persetujuan saya. Berita yang muncul cenderung tidak faktual dan tidak obyektif.
  2. Tidak ada lagu ulang tahun…tidak ada ucapan ulang tahun, tidak ada bersalam atau berjejer….juga tidak ada potong kue tart ultah.
  3. Ada santunan Yatim dan Sholawat Nabi seperti kegiatan lainnya. 10 anak yatim dan 2 orang tim sholawat dg 6 orang rebana. Selesei acara mereka makan terus pulang.
  4. Ada penyerahan buku penanganan covid karya Dr. Suko Widodo (UNAIR).
  5. Yang hadir Wagub (tanpa istri), saya tanpa putera, sekda dan beberapa OPD semua tanpa pendamping sebanyak 31 orang.
  6. Ada band yang biasa dipakai latihan OPD.
  7. Ada Katon Bagaskara karena tanggal 18 sedang ada giat di Surabaya. Katon juga kawannya pak Sekda.
  8. Perihal catering yg katanya nomer satu itu adalah Sono Kembang yang biasa menjadi langganan Grahadi setiap ada tamu.
  9. Tempat di halaman luar rumdin kapasitas normal bisa 1000 orang..jika ditambah samping bisa sampai 1500 orang. Tetapi yg hadir 31 org plus 10 anak yatim dan 8 tim sholawat dan rebana.
  10. Angle yg diambil terkesan berkerumun saya mohon maaf…tidak ada terbersit rencana syukuran bersama OPD apalagi pesta ultah…..jauh dari tradisi saya. Posisi berdiri adalah posisi jelang bubaran krn pada dasarnya undangan duduk. Kecuali tim catering dan bagian umum.
  11. Lepas dari itu semua saya sekali lagi mohon maaf yang sebesar- besarnya telah menjadikan suasana terganggu.

Demikian, mohon maaf jika video yang beredar seolah kami tidak memperhatikan protokol kesehatan hal tersebut tidak benar sama sekali.

» Baca Berita Terkait Pesta Ultah Khofifah