Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Apa Kabar Positif Omicron di Surabaya? Kadinkes: Isolasi di RS, Kondisinya Baik!

Berita Terkait

Covid-19 varian Omicron. | Foto: BBC New Indonesia
Covid-19 varian Omicron. | Foto: BBC New Indonesia
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina memastikan kasus Covid-19 varian Omicron di Kota Pahlawan yang terkonfirmasi yakni satu orang. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) pada 2 Januari 2022.

Sedangkan satu orang lainnya, positif RT-PCR yang merupakan kontak erat pasien Omicron, masih berstatus probabel Omicron. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF) 4 Januari 2022.

Lantas, bagaimana kondisi keduanya saat ini? “Pasien Omicron saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit dengan kondisi baik dan bergejala ringan. Sedangkan kasus probabel Omicron, juga menjalani isolasi di RS dan kondisinya baik dan tidak bergejala,” kata Nanik, Rabu (5/1/2022).

Pasca ditemukannya kasus Omicron di Surabaya, Nanik memastikan, Dinkes langsung melakukan tracing secara intensif dan masif serta konsisten dengan melibatkan sejumlah pihak.

“Mulai dari Puskesmas, RS, Satgas Covid-19 di wilayah, serta Dinas Kesehatan Jawa Timur yang memfasilitasi koordinasi dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan),” ungkapnya.

Selain itu, Dinkes menerapkan sejumlah sistem surveilans untuk mencegah penyebaran. Di antaranya membuat surat edaran kepada direktur rumah sakit dan Puskesmas se-Surabaya tentang [encegahan dan pengendalian kasus Covid-19 varian Omicron. Lalu upaya penemuan secara aktif kasus Covid-19 di OPD/instansi, kelurahan, kecamatan, pertokoan, mall, dan Sekolah.

“Kasus positif Covid-19 yang ditemukan Dinkes Surabaya, selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan mengirim sampel untuk diperiksa dengan metode SGTF (S Gene Target Failure) yang dikirim ke BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Surabaya dan WGS ke ITD (Institute of Tropical Disease) Unair,” jelasnya.

Tak hanya itu, Nanik menyatakan Dinkes juga intens mencari kontak erat semua kasus konfirmasi Covid-19 maupun yang telah terkonfirmasi varian Omicron. Selanjutnya, setiap kontak erat dilakukan pengambilan swab dan diperiksa dengan metode SGTF dan WGS.

» Baca berita terkait Pemkot Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -