6 Bulan, Gus Abid ‘Terganjal’ SK 478 PAC dan 3 PC yang Mati

SEMANGAT: Gus Abid (kanan) dan Nur Arifin, tetap semangat gelar Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH
SEMANGAT: Gus Abid (kanan) dan Nur Arifin, tetap semangat gelar Konferwil Ansor Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH

SURABAYA, Barometerjatim.com – Enam bulan mengemban amanat untuk menggelar Konferwil Ansor Jatim, sejak menerima SK penunjukan Nomor IV/02/PP/SK-01/XII/2018 tertanggal 3 Desember 2018, dirasakan Moh Abid Umar Faruq (Gus Abid) bukanlah pekerjaan ringan.

Sebab, usai menerima mandat dan melakukan kroscek, ternyata ada ratusan SK Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang mati, serta SK sejumlah Pimpinan Cabang (PC) dalam proses pengajuan, beberapa bahkan mati.

“Saya punya beban berat, menyelenggarakan Konferwil dalam waktu enam bulan masa jabatan saya. Dimana setelah saya cek lebih dalam lagi, SK dari PAC itu tidak lebih dari 200 yang hidup, padahal total 658. Total kalau enggak salah ada 180,” ungkapnya di Surabaya, Kamis (30/5/2019).

Lantaran banyak SK mati, maka saat Rakorwil di Hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya dan penutupan di Gedung Negara Grahadi, 13 Maret 2019, Gus Abid meminta cabang agar segera mengajukan perpanjangan SK PAC maupun PC.

Gus Abid lantas merinci, dari total 41 cabang se-Jatim, ada delapan cabang yang SK-nya dalam proses pengajuan serta tiga cabang SK-nya mati.

Dengan demikian, ada 11 cabang yang kemungkinan, kalau SK itu enggak turun ataupun SK mati tidak diperpajang, maka tidak bisa menjadi peserta. Itu berarti dari total 41 cabang, hanya 30 saja yang mempunyai hak pilih.

“Nah ini kan kami konsultasi juga, karena kemarin seperti Probolinggo sama Kraksaan, baru menyelenggarakan konferensi (cabang) sekitar sebulan yang lalu,” katanya.

Setelah konferensi, terang Gus Abid, mereka perlu menyusun kepengurusan dan sebagainya yang membutuhkan waktu. Asumsinya, tidak cukup semua selesai dalam waktu setengah bulan.

“Itu baru perpanjangan. Kemudian ada Lamongan, Pamekasan, Trenggalek, Kota Probolinggo, Bondowoso itu yang pengajuan SK. Sedangkan yang mati ada PC Bojonegoro, Kediri sama Masalembu,” jabaranya.

Terbentur Hari Libur

Apakah Konferwil harus menunggu SK selesai semua? “Iya, ini kita juga konsultasi terus dengan Ketum, karena pimpinan pusat juga ada liburnya, sekarang mungkin sudah mudik semua. Sementara pengajuan SK dan sebagainya, teman-teman administrasi di kantor PP juga pasti akan libur,” katanya.

Karena itu, PW dan para PC sepakat agar Konferwil digelar usai lebaran. “Ini Ramadhan, kita tak ingin mengganggu kehidmatan Ramadhan, jadi mungkin akan dilaksanakan setelah hari raya,” ucapnya.

“Supaya juga teman-teman (cabang maupun anak cabang) yang seharusnya memiliki hak, bisa memakai haknya di Konferwil yang akan kita selenggarakan,” tandas Gus Abid.

Apakah upaya perpanjangan itu akan diputuskan PP atau PW yang mengajukan? “Kita mengajukan, kita belum ada jawaban, insyaallah dalam waktu dekatlah,” tuntasnya.

KONDISI SK PC DAN PAC ANSOR JATIM

  • Total PAC: 658 (478 SK mati, 180 SK hidup)
  • Total PC 41: (8 PC proses pengajuan SK, 3 PC SK mati)
  • Hanya 30 PC yang punya hak pilih, jika SK 11 PC tidak selesai.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Konferwil