15 Hari Jelang Coblosan, Survei IDM: Prabowo Salip Jokowi!

Bin Firman Tresnadi, elektabilitas Prabowo-Sandiaga lewati Jokowi-Ma'ruf jelang coblosan Pilpres. | Foto: Ist
Bin Firman Tresnadi, elektabilitas Prabowo-Sandiaga lewati Jokowi-Ma’ruf jelang coblosan Pilpres. | Foto: Ist

JAKARTA, Barometerjatim.com – 15 hari jelang coblosan Pilres 2019, elektabilitas Paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melejit! Hal itu terpapar dari hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) yang dirilis di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi menerangkan, survei digelar di 34 provinsi pada 14 Maret-29 Maret 2019. Jumlah responden sebanyak 2.500 orang yang tersebar secara proporsional di 408 kabupaten dan kota.

Survei menggunakan instrumen data berupa angket metode penarikan sampel multistage random sampling, yakni teknik sampel dengan berbagai tingkatan secara acak. Margin of error kurang lebih 1,96 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil akhir tingkat elektabilitas: Prabowo-Sandi dipilih 1.440 responden (57,60 persen), mengungguli rivalnya Paslon 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang dipilih 969 responden (38,76 persen).

Bin Firman menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa responden meninggalkan Jokowi dan lebih memilih Prabowo. Di antaranya menyangkut lapangan pekerjaan, kedaulatan pangan, arah pemerintah, pemerintahan bersih dan penegakan hukum.

“Faktor lain yang sangat berpengaruh terhadap tingginya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga dibandingkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, yakni faktor Sandiaga Uno,” kata Bin Firman.

Dalam banyak aspek, menurut Bin Firman, figur Sandiaga di mata responden memiliki banyak keunggulan dibandingkan Ma’aruf. Selain cakap di bidangnya, Sandiaga dianggap respentatif generasi milenial yang memiliki hak suara sekitar 30 persen.

Tiga Segmen Responden

Bin Firman Tresnadi, faktor Sandiaga lebih dongkrak elektabiltas ketimbang Ma'ruf Amin. | Foto: Ist
Bin Firman Tresnadi, faktor Sandiaga lebih dongkrak elektabiltas ketimbang Ma’ruf Amin. | Foto: Ist

Hasil akhir tingkat elektabilitas ini, papar Bin Firman, merupakan hasil survei tiga segmen responden yang dipilih untuk mengukur tingkat pilihan masyarakat terhadap dua Paslon pada Pilpres 2019, 17 April mendatang.  

Tiga segmen responden yang dipilih, yakni simpatisan Parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf, kader dan simpatisan Parpol pengusung Prabowo-Sand, serta bukan simpatisan Parpol.

Pada segmen pertama, dari 1.067 responden  yang mengaku sebagai simpatisan Parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf, ketika ditanyakan siapa yang akan dipilih jika Pilpres digelar hari ini, 613 dari 1.067 responden (57,45 persen) memilih Jokowi-Ma’ruf.

“454 (42,55 persen) lainnya dari total 1.067 reponden memilih Prabowo-Sandiaga dengan alasan Prabowo merupakan pilihan mereka  saat Pilpres 2014,” ujar Bin Firman.

Untuk segmen kedua, dari 403 responden yang mengaku kader dan simpatisan Parpol pengusung Prabowo-Sandiaga, ketika diberikan pertanyaan yang sama 27 responden (6,67 persen) memberikan pilihan untuk Jokowi-Ma’ruf dan 376 responden (93,33 persen) memilih Prabowo-Sandiaga.

Di segmen ketiga, dari 1.030 responden bukan simpatisan Parpol, ketika diberi pertanyaan yang sama, 329 responden (31,94 persen) menjawab memilih Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan 610 resonden (59,22 persen) memberikan pilihannya ke Prabowo-Sandiaga dan 91 responden (8,83 persen) belum memberikan   jawaban.

“Hasil akhir tingkat elektabilitas Capres dan Cawapres dari pilihan 2.500 responden, Jokowi-Ma’aruf dipilih 969 responden (38,76 persen) dan Prabowo-Sandiaga dipilih 1.440 responden (57,60 persen),” tuntas Bin Firman.•

» Baca Berita Terkait Pilpres 2019, Survei