14 Kecamatan Terjangkit Corona, Sidoarjo Siap Terapkan PSBB!

SIDOARJO SIAP PSBB: Nur Ahmad Syaifuddin (kiri) dan Khofifah, Sidoarjo siap terapkan PSBB. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR
SIDOARJO SIAP PSBB: Nur Ahmad Syaifuddin dan Khofifah, Sidoarjo siap terapkan PSBB. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SIDOARJO, Barometerjatim.com – Minggu (19/4/2020) siang tiga kepala daerah di Surabaya Raya dipanggil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke Gedung Negara Grahadi untuk membahas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketiga kepala daerah tersebut yakni Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma; Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin; serta Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto.

Nur Ahmad, sebelum melakukan pertemuan dengan Khofifah menuturkan, Pemkab Sidoarjo telah membahas dan siap melaksanakan PSBB jika penyebaran virus Corona (Covid-19) makin parah.

“Jika kondisi makin parah dan sudah tidak bisa ditanggulangi dengan cara lain seperti physical distancing dan sebagainya, maka tidak ada pilihan lagi Sidoarjo akan menerapkan PSBB,” tegas pejabat yang akrab disapa Cak Nur tersebut.

Dari data yang dirilis Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Jatim, tren jumlah kasus positif di Sidoarjo memang terus meningkat. Dari 18 kecamatan yang ada, 14 di antaranya terjangkit dengan kasus positif 55 orang, 118 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 497 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Jumlah pasien terus bertambah, dan masyarakat terkesan sulit menjaga diri dengan bertahan di rumah agar virus tidak terus menyebar,” ujar pejabat yang juga politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Sehari sebelumnya, Khofifah menjelaskan, pemanggilan tiga kepala daerah tersebut didasarkan dari hasil rapat koordinasi (Rakor) yang diikuti Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Surabaya, yang membahas situasi darurat penyebaran Covid-19 di Surabaya yang semakin meningkat.

Dalam Rakor dibahas, berdasarkan kajian epidemiologi yang dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, telah dilakukan penilaian (scoring) yang merujuk pada metode evaluasi epidemiologi yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) terkait PSBB.

“Berdasarkan penilaian tersebut, total nilai untuk Surabaya sudah mencapai 10. Itu artinya adalah skor tertinggi dari skala evaluasi untuk bisa diputuskan sebagai PSBB,” ucap Khofifah.

Sementara bupati Sidoarjo dan Gresik ikut dipanggil, karena dua kabupaten tersebut berbatasan langsung dengan Surabaya. Selain memiliki pola interaksi kewilayahan sangat erat, juga turut menunjukkan kenaikan kasus Covid-19 cukup signifikan.

Selain 14 dari 18 kecamatan di Sidoarjo terpapar, peningkatan penyebaran juga terjadi di Gresik. Dari 18 kecamatan yang ada, 11 di antaranya terjangkit. Tercatat jumlah pasien positif di Gresik 20 orang, PDP 102 dan ODP 1.073.

Sementara Surabaya lebih parah lagi, dari 31 kecamatan yang ada, semuanya terjangkit virus mematikan tersebut. Jumlah pasien positif menembus 270 orang, 703 PDP dan 1.806 ODP.

CORONA DI KECAMATAN SURABAYA RAYA

  • SURABAYA
    Jumlah Kecamatan: 31
    Terjangkit Corona: 31
  • SIDOARJO
    Jumlah Kecamatan: 18
    Terjangkit Corona: 14
  • GRESIK
    Jumlah Kecamatan: 18
    Terjangkit Corona: 11
  • LAMONGAN
    Jumlah Kecamatan: 27
    Terjangkit Corona: 9

» Baca Berita Terkait Wabah Corona