Waketua DPRD Jatim: Ketua Kwarda Pramuka Jangan Wagub!

JANGAN WAGUB: Sahat Tua Simanjuntak bersama GUbernur Khofifah dalam acara Bimtek di Yogyakarta. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JANGAN WAGUB: Sahat Tua Simanjuntak bersama GUbernur Khofifah dalam acara Bimtek di Yogyakarta. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jabatan ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim yang akan ditinggalkan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Desember mendatang, menggelinding jadi bola polemik.

Pemicunya: Pernyataan Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak yang meminta agar ketua Kwarda tidak lagi menjadi jabatan ex officio Wagub Jatim. Salah satu pertimbangannya agar Pramuka terbebas dari kepentingan politik.

“Kita tahu rata-rata Wagub itu akan maju di Pilgub Jatim. Karenanya kalau dia sebagai ketua Kwarda Pramuka, maka Pramuka yang merupakan organisasi independen harusnya jauh dari jabatan politik,” kata Sahat kepada wartawan, Jumat (2/10/2020).

Sebagai gantinya, politikus Partai Golkar Jatim itu mengusulkan ketua Kwarda bisa dijabat kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemprov Jatim seperti Dinas Pendidikan atau Dinas Pariwisata.

“Ini untuk menghindari Kwarda Pramuka dari kepentingan-kepentingan politik, dan menjaga independensi Pramuka itu sendiri,” tandasnya.

Seperti diberitakan, sejumlah calon bermunculan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, Desember mendatang.

“Ini untuk menghindari Kwarda Pramuka dari kepentingan-kepentingan politik.”

Dua nama kuat, yakni Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak yang juga Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim dan Arum Sabil, praktisi pertanian, perkebunan, dan peternakan. 38 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka bahkan mulai memberikan dukungan secara resmi.

Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Sampang, Abdullah Hidayat, misalnya, mengaku sudah memberikan dukungan resmi untuk Emil. “Beliau sangat cocok menggantikan Gus Ipul, karena sosok milenial berprestasi,” kata wakil bupati Sampang itu.

Sesuai aturan, dua bulan sebelum pelaksanaan Musda, semua Kwarcab diminta memberikan masukan secara resmi tentang nama-nama calon atau proses penjaringan. Selanjutnya, nama-nama yang diusulkan akan diproses di Musda.

Sempat Salam Sinegi

SALAM SINERGI: Gus Ipul (kiri) bersama Arum Sabil usai menghadiri acara Kwarda Gerakan Pramuka Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
SALAM SINERGI: Gus Ipul (kiri) bersama Arum Sabil usai menghadiri acara Kwarda Gerakan Pramuka Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Gus Ipul sendiri, yang memimpin Kwarda Pramuka Jatim selama dua periode sejak 2011, sudah pamit ke Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa selaku ketua Mabida Pramuka Jatim saat launching East Java Green Scout Innovation di Surabaya, 15 September lalu.

Satu hal menjadi perhatian, selama acara Gus Ipul dan Arum Sabil yang hadir sebagai undangan terlihat kompak. Beberapa kali di atas panggung, tampak keduanya saling berbincang sambil sesekali berbisik, lalu tertawa.

Pun usai acara. Saat berjalan meninggalkan lokasi, Gus Ipul berulang kali menggandeng erat lengan Arum Sabil. Bahkan, keduanya sempat berhenti sejenak di tengah jalan, lalu saling menempelkan tinju.

Apa arti saling tempel tinju tersebut? Apa semacam salam estafet kepemimpinan? “Ya artinya salam sinergi,” kata Arum Sabil sembari tersenyum tipis.

» Baca Berita Terkait Pramuka