Senin, 15 Agustus 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Vaksin Booster Jadi Syarat Wajib Nikmati Fasilitas dan Ruang Publik, Capaian di Jatim Baru 20,88%!

Berita Terkait

SYARAT WAJIB: Vaksin booster Covid-19, syarat wajib untuk nikmati fasilitas dan ruang publik. | Foto: Parapuan/IST
SYARAT WAJIB: Vaksin booster Covid-19, syarat wajib untuk nikmati fasilitas dan ruang publik. | Foto: Parapuan/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Vaksin booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga, kini menjadi syarat wajib bagi masyarakat untuk bisa menikmati fasilitas dan ruang publik.

Masyarakat yang ingin bepergian mengunjungi wilayah perkantoran, tempat wisata, mal, kawasan perdagangan, restoran maupun area publik lainnya, disyaratkan sudah mendapatkan vaksin booster dengan scan aplikasi Peduli Lindungi.

Aturan tersebut tercantum salam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan atau Vaksin Booster bagi Masyarakat yang terbit Senin lalu, 11 Juli 2022.

Tak hanya itu, mulai 17 Juli 2022 syarat bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan dalam negeri juga diwajibkan telah mendapatkan suntikan vaksin booster.

Hal itu merujuk pada SE Satgas Covid-19 Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Masa Pandemi Covid-19.

Pelaku perjalanan domestik wajib telah divaksin booster. Jika belum mendapatkan, wajib menunjukkan hasil tes negatif covid-19 melalui swab antigen ataupun PCR.

Melanjuti SE tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta bupati/wali kota terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Saya minta bupati dan wali kota aktif mendorong sekaligus memantau percepatan vaksinasi di daerahnya,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (17/7/2022).

Mengacu data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 16 Juli 2022, ketercapaian vaksinasi dosis ketiga di Jatim baru 20,88% atau 6.644.000 orang. Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama 29.960.329 orang (80,6%) dan vaksinasi dosis kedua 25.660.256 (94,14%).

Hinggi kini, Jatim berada pada assesment level 1. Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, per 16 Juli 2022 terdapat 455 kasus aktif.

Selain meminta bupati/wali kota terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga, Khofifah juga akan memperkuat kembali kerja sama pentahelix.

“Jadi ada pemerintah, kampus, private sector, masyarakat, ada media. Konsep pentahelix approach ini harus bisa memberikan percepatan terhadap pelaksanaan vaksinasi yang terbaik bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

» Baca berita terkait Vaksin Booster. Baca juga tulisan terukur lainnya Abdillah HR.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -