Usai Kader PDIP, Kini Warga di ‘Basis’ Gus Ipul Pilih Khofifah

PASAR BANGIL: Cagub Khofifah saat blusukan di Pasar Bangil, Jumat (20/4). Kehadirannya disambut dukungan oleh pedagang dan pengunjung pasar. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
PASAR BANGIL: Cagub Khofifah saat blusukan di Pasar Bangil, Jumat (20/4). Kehadirannya disambut dukungan oleh pedagang dan pengunjung pasar. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

PASURUAN, Barometerjatim.com – Inilah kenyataan di lapangan! Dari hari ke hari, dukungan untuk pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mengalir deras hingga melampaui batas dukungan di basis sendiri.

Setelah kader dan mantan dedengkot PDIP, dukungan serupa ditunjukkan masyarakat Kabupaten Pasuruan yang selama ini dikenal sebagai ‘basis’ Cagub nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Pemandangan itu terpapar saat Khofifah blusukan di Pasar Bangil, Jumat (20/4) hari ini. Wow! Para pedagang langsung menyemut saat perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU tersebut baru melangkahkan kaki masuk pasar.

• Baca: Gus Ipul Gitu-gitu Aja, Kader PDIP Lebih Memilih Khofifah

Mereka berebut salaman dan berswafoto. “Bu jadi gubernur ya. Sukses Bu!” ujar salah seorang pedagang yang dibalas Khofifah dengan senyuman ramah.

Tak lupa Khofifah meminta doa restu dari para pedagang agar terpilih sebagai gubernur. “Mohon dosa restunya ibu-ibu,” katanya. “Pilihnya nomor satu ya,” katanya lagi sambil mengangkat jari telunjuk.

Dalam blusukan tersebut, Khofifah membeli beberapa sayur dan kebutuhan rumah tangga lainnya, serta membuat rujak saat blusukan. Tanpa canggung sedikit pun Khofifah mengulek sendiri.

• Baca: Eks Ketua DPC PDIP Beri Energi Baru Khofifah-Emil di Malang

Menteri Sosial 2014-2018 itu juga sempat menyapa seorang tunanetra yang‎ berada di pasar. Khofifah didoakan menjadi gubernur dan memberi manfaat bagi Jatim, khususnya Pasuruan.

“Bu perhatikan Kabupaten Pasuruan ya kalau terpilih. Kita semua dukung Ibu,” ujar pria tunanetra tersebut pada Khofifah. “Amin..!!” jawab Khofifah.

Sebelumnya, kader PDIP Surabaya bernama Maranata terang-terangan mendukung Khofifah di Pasar Wiyung, Surabaya, Senin (16/4), sembari menunjukkan KTA PDIP serta mengangkat jari telunjuk tanda mendukung paslon nomor urut satu.

• Baca: Dukung Khofifah-Emil, PSI Tepis Klaim Kubu Gus Ipul-Puti

“Selama ini Gus Ipul ya gitu-gitu aja. Pas duet sama Pakde ya gitu-gitu aja. Tapi Ibu Khofifah ketika jadi menteri di antaranya membuat PKH, itu yang berkaitan dengan sosial. Kelihatan hasilnya,” kata Maranata terakit alasannya mendukung Khofifah.

Tak hanya kader, mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Geng Wahyudi juga menegaskan dukungannya. “Saya akan bantu Mas Emil dengan jaringan-jaringan yang ada,” tegasnya.

‘Kursi’ Gubernur

KURSI GUBERNUR: Cagub Khofifah mengunjungi Pasar Mebel Bukir, Pasuruan, Jumat (20/4). Di tempat ini Khofifah disiapkan 'Kursi Gubernur'. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
KURSI GUBERNUR: Cagub Khofifah mengunjungi Pasar Mebel Bukir, Pasuruan, Jumat (20/4). Di tempat ini Khofifah disiapkan ‘Kursi Gubernur’. | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

Dukungan tak hanya ‘membanjir’ di Pasar Bangil. Saat mengunjungi Pasar Mebel Bukir, Pasuruan, Khofifah bahkan mendapat perlakuan istimewa dari para pedagang mebel setempat.

Di salah satu toko, Khofifah tiba-tiba disuruh duduk di sebuah kursi oleh salah satu pedagang, perlambang pemimpin Jatim ke depan. “Bu duduk dulu Bu, supaya seperti pemimpin Jawa Timur,” ujarnya. “Ini namanya Kursi Khofifah,” tambahnya yang disambut tawa Khofifah.

Anak ideologi KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu lantas diajak keliling oleh Ketua Paguyuban Pasar Mebel Bukir, Lilik. Keduanya sempat melihat-lihat bagian belakang pasar yang sempat terbakar.

Lilik pun meminta Khofifah untuk kembali membangun bagian belakang pasar agar pasar kembali ramai. “Ini yang bagian belakang September kemarin kebarakan. Mohon bisa dibangun lagi Bu,” pintanya.

• Baca: Kiai NU Sampang Bersatu: Wis Wayahe Khofifah Pimpin Jatim

Selain itu, Lilik ingin adanya penataan pasar yang lebih baik. Hal tersebut agar kebakaran yang pernah terjadi tidak terulang. “Ini sudah kita usahakan agar gudang dan bongkar muatnya tidak dekat pasar. Karena kalau dekat nanti ada kebakaran lagi sulit padamnya,” ujarnya.

Mendengar permintaan Lilik, Khofifah akan menyiapkan sebuah plasa untuk pedagang Pasar Mebel Bukir. Hal tersebut agar memudahkan bagi pedagang untuk berjualan dengan konsep one stop shopping.

“Saya lagi mencoba nanti untuk membuat seperti plaza agar mebel- mebel ini bisa di-displai langsung. Konsepnya one stop shopping, supaya semua bilang langsung ke plasa,” ujar Khofifah.