Tim Navigasi Program, Khofifah Libatkan Akademisi Unair

KHOFIFAH SAMBANG UNAIR: Gubernur Jatim terpilih, Khofifah bersama Rektor Unair, Prof Muhammad Nasih di Gedung Rektorat Kampus C Unair, Jumat (6/7). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP
KHOFIFAH SAMBANG UNAIR: Gubernur Jatim terpilih, Khofifah bersama Rektor Unair, Prof Nasih di Gedung Rektorat Kampus C Unair, Jumat (6/7). | Foto: Barometerjatim.com/MARIJAN AP

SURABAYA, Barometerjatim.com – Khofifah Indar Parawansa terus bergerak untuk memperkuat tim navigasi program. Jumat (6/7) hari ini, gubernur Jatim terpilih itu menyambangi almamaternya, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

“Ya, saya sowan ke keluarga FISIP Unair terus sowan ke Pak Rektor,” kata Khofifah usai menemui Rektor Unair, Prof Muhammad Nasih di ruangan kerjanya, Gedung Rektorat Kampus C Unair.

“Saya ini merasa mendapatkan pembekalan dan penguatan dari Unair. Kami berharap akan ada strong partnership antara Unair dengan pemerintah (Pemprov) yang akan datang.”

• Baca: Unair Bangga dengan Kiprah Besar Alumnusnya: Khofifah!

Penguatan kerjasama tersebut, lanjut Khofifah, terutama dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim agar kompetible dengan provinsi lain.

“Tentu harus di-support oleh lembaga-lembaga pendidikan, terutama perguruan tinggi yang sangat prestiges di Jatim,” katanya. Dan saya merasa santrinya Pak Rektor, jadi saya minta ‘disangoni’ dalam proses menyiapkan segala sesuatunya untuk pemerintahan ke depan nanti,” paparnya.

Saat ditanya apakah akademisi Unair akan dilibatkan dalam tim navigasi program, Khofifah kembali menegaskan usai penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih, pihaknya butuh penguatan dari banyak lembaga pendidikan, termasuk Unair.

• Baca: Prof Nasih: Survei Puspek Bukan Tanggung Jawab Unair

“Kami matur sih, misalnya kalau nanti sudah selesai penetapan, mohon ada penguatan. Karena di strukturnya kan ada tim ekonomi, tim khusus IPM, supaya sisi pendidikannya kuat,” katanya.

Begitu pula dengan kesehatan maupun sisi penguatan income masyarakat. “Semuanya harus teridentifikasi secara detail, maka kita butuh tim expert yang bisa melakukan telaah baik dari akadmeisi maupun praktis. Termasuk di dalamnya punya visi penganggaran di DPRD,” jelasnya.

• Baca: Tepis Puspek, Unair Bantah Bikin Survei soal Pilgub Jatim

Soal bidang keilmuan yang diharapkan dari Unair, perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu menyebut banyak bidang.

“FISIP itu kita butuh untuk meningkatkan indeks demokrasi. Banyak, saya rasa FK (Fakultas Kedokteran) juga sangat prestiges untuk penanganan masalah kesehatan. Jadi banyak hal yang memang kita membutuhkan untuk strong partnership,” ucapnya.