Terinspirasi Khofifah, Kapolda Jatim Bisa Jenderal Wanita

HUT POLWAN: Khofifah bersama Kapolda dan jajarannya usai mengikuti Upacara HUT ke-70 Polwan di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (5/9). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURI
HUT POLWAN: Khofifah bersama Kapolda dan jajarannya usai mengikuti Upacara HUT ke-70 Polwan di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (5/9). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURI

SURABAYA, Barometerjatim.com – Terpilihnya Khofifah Indar Parawansa sebagai gubernur wanita pertama di Jatim — kedua di Indonesia setelah mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah — diharapkan menginspirasi banyak pihak, termasuk polisi wanita (Polwan).

Bahkan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jatim, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Machfud Arifin berharap jabatan Kapolda Jatim bisa diisi jenderal wanita, setidaknya Wakil Kepala Polda (Wakapolda).

“Jangka panjang kita harap, seperti dulu, ada yang menjadi Kapolda di Jatim. Dirlantas sudah pernah,” katanya usai mengikuti Upacara HUT ke-70 Polwan di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (5/9).

• Baca: Polda Jatim Tak Beri Izin Deklarasi #2019GantiPresiden

Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Jatim terpilih periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa serta Wakil Kepala Polda Jatim, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Muhammad Iqbal.

“Gubernurnya sekarang kan seorang ibu, wanita, nanti ke depannya paling tidak Wakapoldanya bisa Polwan. Sekarang yang ada Wakapolda perempuan di Kalbar, kita berharap di Jatim juga begitu,” tambah Machfud yang akan purnatugas 9 September mendatang.

Tak hanya Kapolda atau Wakapolda, Machfud juga berharap Polwan mengisi jabatan penting lainnya. “Di HUT ke-70 kita berharap Polwan makin dewasa, makin mantap. Bisa setara dengan polisi laki-laki. Nanti agar ada Kapolres-Kapolres seperti dulu lagi. Jangan makin hilang, harus ada,” katanya.

• Baca: Lewat OTT, Mabes Polri Bongkar Pungli SIM di Polres Kediri

Menurutnya, saat ini lulusan Akpol paling senior tahun 2005 dengan jabatan masih Kompol. “Ke depan, tidak terlalu lama lagi bisa Sespim, kemudian bisa menduduki posisi penting di kepolisian ini,” ucapnya.

Apalagi banyak prestasi telah dicapai Polwan di Indonesia, termasuk di Jatim. Karena itu, dia berharap ke depan kemampuan dan peran Polwan bisa setara dengan polisi laki-laki.

“Tadi juga kita berikan penghargaan. Ada yang juara nembak, karate, mudah-mudahan disamping tugas pokok kepolisian juga berprestasi di bidang yang lain,” ucapnya.

• Baca: Polda Jatim Bantah Tudingan Rekayasa Kasus Sipoa

Sementara Khofifah mengaku sudah lama akrab dan bergaul dengan lingkungan Polwan. “Saya sudah punya komunikasi sangat dekat dengan teman-teman Polwan dari tahun 2000,” katanya.

“Sejak 18 tahun saya bersama purna Polwan yang menginisiasi TPPA (Tempat Pelayanan Perempuan dan Anak). Kita memulai dari Polda Metro bareng-bareng. Akhirnya selesai pemerintahan Gus Dur, kita punya 19 Polda ada TPPA,” ujarnya.