Terhimpit Pandemi, PSN dan KTNA Curhat ke PDIP Surabaya

CURHAT KE PDIP: Adi Sutarwijono, menerima curhatan dari pekerja seni, petani, dan nelayan. | Foto: Barometerjatim.com/IST
CURHAT KE PDIP: Adi Sutarwijono, menerima curhatan dari pekerja seni, petani, dan nelayan. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Komunitas pekerja seni, petani, dan nelayan mendatangi kantor DPC PDIP Surabaya, Sabtu (3/10/2021). Mereka curhat akibat terhimpit pandemi Covid-19 dan mengharapkan dukungan dari pemerintah .

Kelompok pertama yang datang yakni komunitas Pelaku Seni Nusantara (PSN) Surabaya, dan kelompok kedua dari pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Surabaya.

Kedatangan mereka di ‘markas’ banteng moncong putih diterima Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono didampingi dua pengurus harian, Wimbo Ernanto dan Achmad Hidayat.

Di hadapan Adi, Sekretaris PSN Surabaya, Achmad Sahara mengeluhkan sulitnya para pekerja seni beraktualisasi diri dan menghidupi keluarga di masa pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.

Alhamdullilah sekarang situasi Surabaya sudah membaik. Kami berharap SWK-SWK (Sentra Wisata Kuliner) bisa dibuka dan pekerja seni bisa pentas, tentu dengan protokol kesehatan,” ujar Sahara.

Pemain organ itu juga menyambut baik, diperbolehkan hajatan di kampung-kampung yanh telah banyak diasesmen oleh Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

“Semakin bertambah peluang kami untuk berkaktivitas dan mendapat penghasilan keluarga. Semoga tahun 2022 pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” harapnya.

Sedangkan pengurus KTNA meminta akses ke Pemkot Surabaya untuk mendapatkan saprodi atau sarana produksi pertanian. Di antaranya bantuan pupuk dan bibit lombok.

“Kami membutuhkan pendampingan dan penyuluhan dari Pemkot Surabaya. Dulu, KTNA di Surabaya sejarahnya dibentuk Pemkot Surabaya,” ujar Ketua KTNA Surabaya, Suyatno.

PDIP Siap Perjuangkan

SIAP PERJUANGKAN: Adi Sutarwijono, PDIP akan perjuangkan pekerja seni, petani, dan nelayan. | Foto: Barometerjatim.com/IST
SIAP PERJUANGKAN: Adi Sutarwijono, PDIP akan perjuangkan pekerja seni, petani, dan nelayan. | Foto: Barometerjatim.com/IST

Mendapat curhatan dari PSN, Adi Sutarwijono menjanjikan untuk mengupayakan bantuan sosial berupa sembako dari program Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji  untuk para pekerja seni.

“Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji adalah kader PDIP. Sehingga kebijakan pemerintahan sepenuhnya diarahkan untuk kesejahteraan rakyat Kota Surabaya,” ujarnya.

Kemudian terkait curhatan KTNA, Adi yang juga ketua DPRD Surabaya, menjanjikan rapat dengar pendapat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Bagian Perekonomian di ruang Komisi B.

“Saya yakin komunikasi dan sinergi dapat dibangun dengan baik dengan kalangan petani dan nelayan. PDIP menaruh concern atas perbaikan kesejahteraan para petani dan nelayan di Surabaya,” ujarnya.

» Baca Berita Terkait PDI Perjuangan