Senin, 04 Juli 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Eri Cahyadi Kurangi Proyek Fisik, Genjot Pemulihan Ekonomi!

Berita Terkait

FOKUS PEMULIHAN EKONOMI: Eri Cahyadi bersama Adi Sutarwijono usai menetapkan P-APBD Surabaya 2021. | Foto: Barometerjatim.com/IST
FOKUS PEMULIHAN EKONOMI: Eri Cahyadi bersama Adi Sutarwijono usai menetapkan P-APBD Surabaya 2021. | Foto: Barometerjatim.com/IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2021 atau Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Surabaya ditetapkan Rp 8,9 triliun, persisnya Rp 8.966.428.340.891. Apa prioritas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi?

“Sebenarnya dengan PAK ini adalah penyesuaian-penyesuaian kegiatan kita, yang memang kita lakukan banyak untuk kepentingan Covid-19,” katanya usai menandatangani Raperda P-APBD 2021 bersama pimpinan DPRD Surabaya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (29/9/2021).

Eri menjelaskan, P-APBD 2021 bakal diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Ini yang kemudian banyak anggaran pembangunan atau proyek fisik di Pemkot Surabaya dialihkan untuk pemulihan ekonomi.

“Sehingga banyak proyek kegiatan fisik kita kurangkan. Sesuai arahan dari teman-teman DPRD dan masukan-masukan, kita lakukan untuk kepentingan Covid-19 dan kebangkitan ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono menuturkan, pengesahan P-APBD 2021 tentunya telah melalui serangkaian masukan-masukan, kritik maupun pembahasan bersama di DPRD Surabaya.

“APBD perubahan hari ini sudah disahkan wali kota dan DPRD Surabaya. Kami berharap, agar pelayanan publik terutama di masyarakat kecil itu akan lebih diprioritaskan,” kata Adi.

Menurutnya, ada beberapa pemanfaatan dalam P-APBD Surabaya 2021. Salah satunya adanya anggaran untuk pengadaan seragam bagi siswa dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta penguatan insentif untuk RT/RW.

“Ada anggaran untuk pengadaan seragam bagi siswa MBR dan penguatan kinerja RT/RW,” terang legislator asal PDI Perjuangan tersebut.

Selain itu, Awi menyebutkan, pihaknya juga memberikan masukan kepada Pemkot agar memprioritaskan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya penguatan pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Sektor UMKM yang selama masa pandemi Covid-19 itu tergerus luar biasa, akibat pengetatan atau pembatasan (kegiatan) di masyarakat,” pungkasnya.

P-APBD 2021: Wali Kota Eri Cahyadi menandatangani penetapkan Perubahan APBD Surabaya 2021. | Foto: Barometerjatim.com/IST
P-APBD 2021: Wali Kota Eri Cahyadi menandatangani penetapkan Perubahan APBD Surabaya 2021. | Foto: Barometerjatim.com/IST

» Baca Berita Terkait Pemkot Surabaya

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -