Survei ASTI: Elektabilitas Machfud Arifin Libas Figur PDIP

4 BESAR SURVEI ASTI: (Dari kiri) Machfud Arifin, Whisnu Sakti, Eri Cahyadi dan Puti Guntur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
4 BESAR SURVEI ASTI: (Dari kiri) Machfud Arifin, Whisnu Sakti, Eri Cahyadi dan Puti Guntur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Machfud Arifin tak terbendung. Dari hasil survei terbaru terkait Pilwali Surabaya 2020 yang dirilis lembaga Akurat Survei Terukur Indonesia (ASTI), mantan Kapolda Jatim itu memuncaki elektabilitas calon wali kota Surabaya.

Machfud mencatat elektabilitas tertinggi dengan dipilih 14,08 persen responden. Capaian ini bahkan ‘melibas’ dua figur PDIP, Whisnu Sakti Buana (9,86 persen) dan Puti Guntur Soekarno (7,04 persen).

Sedangkan Eri Cahyadi yang selama ini disebut-sebut sebagai ‘anak emas’ Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma sedikit lebih baik ketimbang Puti, yakni dipilih 8,45 persen responden.

Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans menempati posisi kelima (4,23 persen), disusul M Sholeh (2,82 persen), Reny Astuti dan Haryanto (1,41 persen). Lalu para kandidat lainnya (7,04 persen), dan yang belum menentukan pilihan masih tinggi (42,25 persen).

“Artinya, tingkat ketidaktahuan masyarakat terhadap nama-nama yang kita ajukan masih tinggi, mencapai 42,25 persen,” papar Manajer Operasional ASTI, Baihaki Siratj saat merilis hasil surveinya di Surabaya, Kamis (19/3/2020).

MACHFUD TERTINGGI: Elektabilitas Machfud Arifin tertinggi, lewati figur PDIP dan 'anak emas' Risma . | Grafis: Survei ASTI
MACHFUD TERTINGGI: Elektabilitas Machfud Arifin tertinggi, lewati figur PDIP dan ‘anak emas’ Risma . | Grafis: Survei ASTI

Tak hanya elektabilitas, top of mind di luar responden yang memilih Risma (57,69 persen), Machfud juga teratas (19,23 persen). Disusul Whisnu 15,38 persen dan Eri Cahyadi (7,69 persen).

“Ini pertanyaan tertutup yang diajukan secara spontan kepada responden. Jadi Bu Risma masih memikat warga Surabaya,” tegas Baihaki.

Survei ASTI untuk mengukur peta elektabilitas dan preferensi pemilih ini dilakukan pada 9-15 Maret 2020 dengan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel 800 dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Metode  pengumpulan data, responden terpilih diwawancarai secara tatap muka menggunakan kuisioner tertutup dan terbuka,” tandas Baihaki.

TOP OF MIND: Di bawah Risma, Machfud Arifin tertinggi dalam urusan top of mind. | Grafis: Survei ASTI
TOP OF MIND: Di bawah Risma, Machfud Arifin tertinggi dalam urusan top of mind pilihan responden. | Grafis: Survei ASTI

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya