Kamis, 29 September 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Surabaya Mulai Terapkan KTP Digital, Proses Awal Sedikit Ribet tapi Banyak Keunggulan!

Berita Terkait

TERINTEGRASI: KTP digital, miliki banyak keunggulan karena terintegrasi dengan data Kemendagri. | Foto: IST
TERINTEGRASI: KTP digital, miliki banyak keunggulan karena terintegrasi dengan data Kemendagri. | Foto: IST
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), mulai menerapkan penggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital.

Hal itu merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 72 tahun 2022 tentang standar dan spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak, dan blanko KTP elektronik serta penyelenggara Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Tahapan awal implementasi Permendagri tersebut, dilakukan kepada pegawai Dispendukcapil kabupaten/kota se-Indonesia melalui aplikasi IKD milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri yang bisa diunduh melalui Google Playstore.

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, masyarakat memang belum akrab atau familiar dengan program penerapan KTP digital. Namun demikian, penerapannya hanya bisa dilakukan warga yang memiliki KTP elektronik (KTP-el).

“Pelaksanaan implementasi ini, kami juga akan ikuti dengan sosialisasi kepada masyarakat. Warga yang sudah memiliki KTP-el dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan KTP Digital,” kata Agus, Rabu (21/9/2022).

Pada penerapan KTP digital di Surabaya, Agus menjelaskan, masyarakat harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi IKD milik Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Melakukan pengisian data diri mulai dari NIK, e-mail, dan nomor handphone. Setelah itu, warga akan masuk pada tahapan pencocokan foto diri sesuai dengan KTP-el.

Setelah semua data sesuai, warga akan masuk pada tahapan scan QR code yang dapat diperoleh di 31 kecamatan maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola.

“Pada tahapan tersebut, perangkat pemohon akan diawetkan dengan petugas guna pencocokan data. Jika proses ini berhasil, maka pemohon akan melakukan aktivasi akun yang dikirimkan melalui e-mail,” jelas Agus.

Perbarui Data Kependudukan

Dia menandaskan, pada tahapan awal penerapan KTP digital memang terdapat prosedur panjang sebagai proses autentifikasi.

Namun para petugas akan memandu masyarakat dalam proses pengurusan KTP digital, karena KTP digital hadir untuk memudahkan aktivitas dan keperluan masyarakat dalam memanfaatkan akses pelayanan publik.

“Ada banyak keunggulan KTP digital. Di antaranya warga tidak akan lupa membawa dokumen digital karena tersimpan melalui gawai atau handphone. Dengan KTP digital, warga cukup melakukan proses QR code yang terintegrasi dengan data Kemendagri,” terangnya.

Sedangkan bagi warga yang mengalami kehilangan atau kerusakan pada KTP-el, pihaknya menganjurkan untuk memanfaatkan KTP digital.

“Bisa menggunakan KTP digital. Kalau ada cetak ulang karena hilang atau rusak, petugas kecamatan akan mengarahkan untuk memanfaatkan KTP digital,” ujarnya.

Di sisi lain, masyarakat dianjurkan memperbarui data kependudukan agar mempermudah mengakses pelayanan publik. Dalam hal proses pembaruan data, dilakukan melalui Klampid New Generation (KNG) melalui Google playstore.

» Baca berita terkait Pemkot SurabayaBaca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -