Selasa, 25 Januari 2022
Barometer Jatim
Cloud Hosting Indonesia

Surabaya Bersiap Sekolah Tatap Muka 100%, PSI: Tuntaskan Dulu Vaksinasi Anak!

Berita Terkait

PTM 100%: Tjutjuk Supariono, tuntaskan dulu vaksinasi anak baru gelar sekolah tatap muka 100 persen. | Foto: Barometerjatim/DOK
PTM 100%: Tjutjuk Supariono, tuntaskan dulu vaksinasi anak baru gelar sekolah tatap muka 100 persen. | Foto: Barometerjatim/DOK
- Advertisement -

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bagi PAUD, TK, SD dan SMP mulai Senin (10/1/2022), mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Namun anggota Komisi D DPRD Surabaya, Tjutjuk Supariono mengingatkan Pemkot agar menuntaskan terlebih dahulu vaksinasi anak sebelum menjalankan kebijakan tersebut.

“Pelaksanaan PTM ini memang dibutuhkan, tapi demi memastikan keselamatan, proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun hendaknya diselesaikan dahulu,” katanya, Jumat (7/1/2022).

“Untuk SMP mungkin sudah siap, tapi SD kan baru setengah yang divaksin, yang TK malah belum,” tandas legislator yang juga ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Surabaya itu.

Pemkot, kata Tjutjuk, seharusnya juga mempertimbangkan mulai merebaknya Covid-19 varian Omicron dan melemahnya kualitas tracing dalam satu pekan terakhir.

Maka jalan tengahnya, menurut Tjutjuk,  dapat dilaksanakan pembelajaran secara hybrid, menyesuaikan capaian vaksinasi sekolah sambil menunggu penuntasan vaksinasi.

“Makanya vaksinasi anak harus digenjot supaya cepat selesai, saya dengar kemarin belum sampai 60 persen,” katanya.

Selain itu, kata Tjutjuk, sekolah dan dinas terkait harus memastikan tercukupinya fasilitas penunjang protokol kesehatan. Satgas Covid juga perlu memberikan edukasi dan pengawasan, baik kepada murid, orang tua, maupun pegawai sekolah.

“Sekali lagi, demi kelancaran dan keamanan PTM, saya harapkan semua pihak mulai dari murid, guru, dan orang tua, harus bekerja sama,” katanya.

“Pemkot harus memprioritaskan semua keperluan penunjangnya dan harus gerak cepat. Kalau perlu diadakan juga evaluasi secara berkala mengikuti perkembangan situasi Covid-19,” tuntas Tjutuk.

» Baca berita terkait Pemkot Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Moch Andriansyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

trendnews
Berita Trending Saat Ini

- Advertisement -

BERITA TERKINI

- Advertisement -