SSC: Sekda Pasang Badan Baru Khofifah Minta Maaf, Keliru!

LANGKAH KELIRU: Khofifah minta maaf (kiri) dan Heru Tjahjono yang pasang badan. | Foto: Barometerjatim.com/ ROY HS
LANGKAH KELIRU: Khofifah minta maaf (kiri) dan Heru Tjahjono yang pasang badan. | Foto: Barometerjatim.com/ ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pengamat Politik yang juga Direktur Utama Surabaya Survey Center (SSC), Mochtar W Oetomo mengapresiasi permintaan maaf Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawasa setelah pesta ultahnya dikritik habis banyak pihak lantaran digelar dalam suasana pandemi Covid-19.

“Harus diapresiasi, mau minta maaf itu bagus. Tapi menurut saya agak terlambat, apalagi didahului dengan pasang badan Sekda (Heru Tjahjono),” kata Mochtar kepada Barometerjatim.com, Rabu (26/5/2021).

“Dalam kacamata saya bukan malah menolong, tapi persepsi publik kan justru (bilang) lho kok anak buahnya. Harusnya yang pertama itu Bu Gubernur, karena pemimpin bagaimanapun harus mengambil tanggung jawab,” sambungnya.

Jadi ini langkah yang keliru? “Menurut saya justru keliru! Harusnya yang pertama itu langsung Bu Gubernur, ndadani, gentleman, mengambil tanggung jawab dengan tepat.,” katanya.

“Bukan setelah anak buah tidak berhasil meredam baru turun, nah itu agak terlambatnya di sana,” tandas Mochtar yang juga pengajar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tersebut.

Di sisi lain, lanjut Mochtar, di tengah upaya Khofifah yang disebut-sebut akan kembali maju di Pilgub Jatim maupun running di Pilpres 2024, pesta ultah yang berujung hujatan ini juga bisa disebut sebagai kecelakaan elektoral.

“Ini bisa disebut sebagai accident electoral, baik dalam konteks Pilpres maupun Pilgub Jatim. Kejadian ini justru kontraproduktif dan bisa menjadi sebuah accident yang mendekonstruksi upaya-upaya yang sudah dilakukan,” katanya.

Karena itu, menurut Mochtar, besar atau kecil pasti akan sangat berpengaruh pada persepsi publik terhadap Bu Gubernur, meskipun Sekda sudah pasang badan. Terlebih suasana sekarang ini sensitif terkait dalam polemik pro-kontra larangan mudik.

“Maka ketika ada pejabat tinggi, apalagi sekelas gubernur menggelar ‘pesta’ yang tidak sensitif seperti itu, ya tentu wajar mendapatkan respons begitu luar biasa dari netizen, dari publik. Ini pasti sedikit banyak akan berpengaruh terhadap elektoral beliau,” ucapnya.

» Baca Berita Terkait Khofifah