Siapa Penerus Risma? NU: Terserah yang Ngecet Lombok!

PILWALI SURABAYA: Kiai Marzuki, belum punya gambaran siapa penerus Risma di Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PILWALI SURABAYA: Kiai Marzuki, belum punya gambaran siapa penerus Risma di Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Sejumlah kader Nahdlatul Ulama (NU) bermunculan di bursa Pilwali Surabaya 2020. Mereka disebut-sebut punya peluang untuk meneruskan kepemimpinan Tri Rismaharini alias Risma.

Mulai dari Ketua PCNU Surabaya, Muhibbin Zuhri; Pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang, kiai muda Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans; Wakil Sekretaris PW Muslimat NU Jatim, Dwi Astuti; hingga kader Fatayat NU Jatim, Lia Istifhama.

Lantas, siapa yang akan didukung kiai struktural NU dan berpeluang meneruskan kepemimpinan Risma?

“Terserah yang ngecet lombok!” tegas Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar usai bertemu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (2/10/2019) malam.

Kiai Marzuki belum bisa berkomentar banyak, karena merasa belum tahu petanya, belum tahu kekuatan politiknya, termasuk siapa pasangan calon yang resmi maju lewat pendaftaran di KPU Surabaya.

“Sehingga enggak bisa ber-statement. Terserah yang ngecet lombok!” tandas Kiai Marzuki sambil tersenyum.

Ikhtiar Batin Kiai

Sementara ditanya soal kabar yang menyebut para kiai memberikan instruksi agar kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membaca hizib dari 1 hingga 8 Oktober, Kiai Marzuki mengaku tidak tahu.

“Mungkin di internal PKB. Tapi bahwa kita hari-hari ini mendekatkan diri kepada Allah Swt, kami-kami yang kiai membaca hizib nashornya, hizib nawawinya memang ya,” bebernya.

Ikhtiar batin para kiai tersebut, karena melihat situasi negara saat ini. “Ini bukan urusan golongan atau partai, tapi urusan ikhtiar batin supaya negara tetap aman,” tegasnya.

» Baca Berita Terkait NU, Pilwali Surabaya