Seruan Pakde Karwo! Karpet Merah Khofifah Menuju Grahadi

KARPET MERAH UNTUK KHOFIFAH: Pakde Karwo dan Khofifah saat bertemu di Grahadi. Serukan masyarakat Jatim agar memilih Khofifah-Emil saat coblosan Pilgub Jatim, 27 JUni 2018. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
KARPET MERAH UNTUK KHOFIFAH: Pakde Karwo dan Khofifah saat bertemu di Grahadi. Serukan masyarakat Jatim agar memilih Khofifah-Emil saat coblosan Pilgub Jatim, 27 Juni 2018. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Soekarwo alias Pakde Karwo menunjukkan kelasnya sebagai politikus andal nan komplet. Beberapa jam usai debat publik ketiga Pilgub Jatim, gubernur yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim tersebut langsung mengeluarkan seruan dan ajakan untuk masyarakat Jatim agar memilih pasangan Khofifah-Emil Dardak saat coblosan, Rabu (27/6) depan.

Seruan dan ajakan tersebut disampaikan Pakde Karwo lewat selebaran yang ditandatanganinya bersama Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio yang dilengkapi empat butir pertimbangan mengapa masyarakat Jatim harus memilih Khofifah-Emil.

“Pertama, Khofifah-Emil adalah pasangan calon terbaik yang layak dan mampu untuk memimpin Jatim,” kata Renville membacakan selebaran dukungan dan ajakan untuk masyarakat Jatim di Surabaya, Rabu (23/6) malam.

• Baca: 5 Hari Jelang Coblosan! Survei SSC: Khofifah-Emil Unggul 5,1%

Kedua, Khofifah-Emil diyakini akan amanah, jujur dan bertanggung jawab, serta dapat meningkatkan pembangunan di Jatim yang berkelanjutan.

Ketiga, Khofifah sebagai Cagub punya kemampuan memimpin dan kerja secara profesional serta berpengalaman di DPR RI, menteri yang berpredikat terbaik, serta sebagai ketua umum PP Muslimat NU yang terbukti amanah.

Keempat, begitu pula Emil sosok tokoh muda cerdas dan generasi milenial serta memiliki kemampuan dalam memimpin yang dibuktikan saat menjadi bupati Trenggalek, serta memiliki pengalaman internasional di perusahaan swasta dan lembaga pemerintah.

• Baca: AHY: Awasi Kecurangan! Amankan Suara Khofifah-Emil!

“Kita meyakini dapat menjadi pasangan ideal bagi Bu Khofifah dalam membangun infrastruktur, memajukan perekonomian, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mengharumkan Jatim di tingkat nasional dan internasional,” paparnya.

Renville menegaskan, seluruh kader Partai Demokrat akan menyampaikan amanah tersebut kepada masyarakat. “Amanah dan perintah ketua DPD kepada saya, agar menyampaikan kepada masyarakat lewat media (massa) maupun media sosial,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Renville juga menjelaskan soal ketidakhadiran Pakde Karwo dalam kampanye Khofifah-Emil. “Pakde tidak cuti untuk menjaga roda pemerintahan karena memimpin sendirian, tidak ada wakil (Wagub Saifullah Yusuf maju sebagai Cagub),” terangnya.

• Baca: Pengamat: Khofifah-Emil Aliansi Kekuatan Jokowi-SBY

Meski demikian, secara non formal Pakde Karwo tetap menggerakkan seluruh jaringannya untuk memenangkan Khofifah-Emil. Terbukti, jelang coblosan Pilgub Jatim, paslon nomor urut satu ini unggul jauh melewati rivalnya, Saifullah Yusuf-Puti Guntur.

“Kita bisa lihat hasilnnya lah. Salah satu contohnya, Repdem (Relawan Perjuangan Demokrasi) yang menjadi mesin politik terkuat Pakde di Karsa I dan II, kali ini murni ke kita, paslon satu,” tegas anggota DPRD Jatim itu.

Pendulum Politik Jatim

SERUAN PAKDE KARWO: Pengurus Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio (tengah), Kuswanto (kiri) dan Agus Dono menunjukkan seruan Pakde Karwo untuk memilih Khofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN
SERUAN PAKDE KARWO: Pengurus Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio (tengah), Kuswanto (kiri) dan Agus Dono menunjukkan seruan Pakde Karwo untuk memilih Khofifah-Emil. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HASIBUAN

Sementara bagi Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Mochtar W Oetomo, seruan dan ajakan Pakde Karwo ini menjadi semacam gong dari seluruh proses kontestasi Pilgub Jatim yang ditunggu-tunggu publik Jatim selama ini.

“Dengan maklumat Pakde di akhir masa kampanye ini, bisa jadi akan menjadi semacam karpet merah buat Khofifah-Emil sebelum memasuki Grahadi,” katanya.

Bagaimanapun, tandas Mochtar, Pakde Karwo tetap pendulum utama politik Jatim. Selama ini kedua paslon mengklaim sama-sama didukung, mengingat pentingnya Pakde effect dalam kontestasi Pilgub jatim.

• Baca: Endus Kecurangan! SBY Minta BIN, Polri dan TNI Tetap Netral

Maklumat Pakde Karwo, tambah Moechtar, sudah pasti akan memberi dampak. Tapi dia mengingatkan agar tim Khofifah-Emil tidak menganggapnya sebagai satu-satunya variabel akhir, karena hanya akan membuat terlena dan tidak waspada.

Menurut pengamat politik yang juga Dirut Surabaya Survei Center (SSC) itu, Pilgub Jatim tetaplah kontestasi nan kompleks, banyak variabel determinan. “Kemenangan belum benar-benar diraih sebelum dinyatakan secara sah oleh KPU Jatim,” tandasnya.