Semangat Ditanya Soal Buku, Rini ‘Kabur’ Dicecar Kasus PLN

OGAH DITANYA SOAL BUMN: Rini Soemarno, ogah menjawab pertanyaan wartawan soal terkait BUMN. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
OGAH DITANYA BUMN: Rini Soemarno, ogah menjawab pertanyaan wartawan terkait BUMN. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Dua sikap berbeda ditunjukkan Menteri BUMN, Rini Soemarno saat ditanya wartawan usai menghadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) di Masjid Al Akbar, Surabaya, Rabu (19/6/2019) malam.

Pertama, Rini begitu bersemangat saat ditanya terkait peluncuran buku berjudul “Rini Soemarno Srikandi Indonesia Hadir untuk Negeri” karya Dien Albanna dalam acara tersebut.

“Saya terharu kok ada teman-teman, sahabat-sahabat yang begitu baiknya, begitu besar hatinya menulis tentang saya,” katanya semringah usai acara.

Bahkan sebelumnya, Rini sampai berurai air mata, menangis tersendu selama beberapa menit saat menyampaikan pidato di depan ratusan petani perkebunan, sejumlah kiai dan ibu nyai Nahdlatul Ulama (NU).

“Terus terang saya ini selalu bekerja dengan hati. Tidak memikirkan apakah yang selalu saya lakukan itu memberikan sinar untuk saya. Tapi yang utama apa yang saya lakukan, saya berikan kepada bangsa Indonesia,” katanya sambil terisak.

Tapi sikap bertolak belakang ditunjukkan saat ditanya terkait polemik harga tiket Garuda Indonesia yang kelewat mahal. Rini justru memilih ‘kabur’.

“Wah itu saya enggak tahu, tolong tanyakan Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi),” dalihnya sambil menyeruak kerumunan wartawan yang mencecarnya.

Begitu pula saat ditanya soal kasus korupsi Dirut nonaktif PT PLN, Sofyan Basir. Rini bahkan tak menggubris sembari berjalan cepat, menghindari pertanyaan awak media terkait BUMN.

Seperti diberitakan, baru-baru ini Garuda Indonesia yang merupakan pesawat berplat merah, menerapkan tarif batas bawah dan batas atas tiket pesawat yang dinilai sangat mahal.

Terkait polemik tiket pesawat ini, Menhub Budi Karya Sumadi mengaku akan berkonsultasi dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) demi merealisasikan harga tiket pesawat yang murah.

Lalu soal dugaan korupsi Dirut nonaktif PT PLN, Sofyan Basir yang sudah menjadi tersangka kasus kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 yang ditangani KPK.

Rini mengaku berencana menunjuk Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Alex Sinaga untuk menggantikan Sofyan.

» Baca Berita Terkait Rini Soemarno, BUMN