Rotary: Program Kemanusiaan Jangan Berhenti karena Pandemi

KEMANUSIAAN: Mufid Wahyudi (kiri) didampingi Diana Andalusi dari RC Surabaja-Darmo. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KEMANUSIAAN: Mufid Wahyudi (kiri) didampingi Diana Andalusi dari RC Surabaja-Darmo. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Program kemanusiaan tak boleh berhenti karena pandemi. Asal, dalam pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat, mulai pemakaian masker hingga physical distancing.

Hal itu yang membuat Rotary District 3420, lewat inisiasi Rotary Club of Surabaya Darmo bekerja sama dengan Rotary Club lainnya di beberapa daerah, menggelar kegiatan “Empathy For Charity-Fun Photography & Coloring About People of Action” di Food Junction Surabaya, Sabtu (19/9/2020).

“Walaupun ada pandemi, namanya program-program kemanusiaan di Rotary ya enggak bisa berhenti gitu kan,” kata Past District Governor Rotary 3420, Mufid Wahyudi.

“Jadi kita lakukan program ini, tapi tetap dengan aturan protokol kesehatan yang sangat ketat. Makanya ini ada dua stage, dan memang dibagi walaupun hanya 80 orang (peserta) supaya protokol kesehatan tetap kita jalankan,” sambungnya.

Dalam program yang digelar secara berseri tersebut, menurut Mufid, kali ini 80 remaja yang mengikuti kegiatan dilatih soal teknik-teknik dasar fotografi.

“Kalau beberapa waktu lalu anak-anak dilatih bagaimana membuat cerita, kalau sekarang bagaimana membuat foto yang bisa ‘berbicara’, foto yang bagus, mempunyai makna. Termasuk juga mewarnai yang sesuai dengan tujuan Rotary sendiri untuk kebaikan,” paparnya.

Mengapa pelatihan fotografi yang dipilih? Menurut Mufid, saat ini yang lagi booming dan bisa diterima anak-anak muda memang fotografi, digital media, social media, dan seterusnya.

“Supaya mereka juga punya dasar-dasar yang kuat, teknik-teknik yang kuat untuk bagaimana bisa menyampaikan pesan yang baik, terutama dengan fotografi,” ucapnya.

Anak muda yang disasar dalam kegatan ini, tandas Mufid, yakni dari kalangan SMK, komunitas-komunitas, yang mereka nanti punya kemauan untuk menyampaikan pesan dengan baik.

Rotary yang menyeleksi dari beberapa komunitas itu, setelahnya kita undang. Sekarang ini 80-an anak dengan beberapa pemateri dari beberapa komunitas profesional,” katanya.

Bangun Rasa Empati

PELATIHAN: Peserta mengikuti pelatihan fotografi sekaligus dibangun rasa empati. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PELATIHAN: Peserta mengikuti pelatihan fotografi sekaligus dibangun rasa empati. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Selain melatih kemampuan dasar fotografi dan mengekspresikan kreativitas dengan kamera, kegitan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa empati dan mau berbagi dari para peserta.

Sebab, peserta yang mengikuti pelatihan fotografi diharapkan juga memberikan donasi berupa uang, alat-alat tulis atau mainan yang akan dibagikan kepada anak-anak yang kurang mampu.

Tak hanya dilatih fotografi, mewarnai, dan membuat quote, Rotary juga menyampaikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dari Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Jatim.

Sementara terkait pengumpulan donasi, menurut Presiden Rotary Club Surabaja Darmo, Marlius Barat SBA akan berlangsung hingga tanggal 1 November 2020.

Rotarian, Rotaract dan masyarakat umum juga dapat berdonasi berupa alat tulis, buku bacaan, tas sekolah, dan juga uang tunai yang akan digunakan untuk pembelian voucher kuota internet.

CEGAH COVID-19: pelatihan fotografi dibuat dengan dua stage untuk menerapkan protokol kesehatan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
CEGAH COVID-19: pelatihan fotografi dibuat dengan dua stage untuk menerapkan protokol kesehatan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Rotary Club