Prabowo: Resolusi Jihad Ajarkan Nilai Hubbul Wathan Minal Iman

DIKAGUMI SANTRI: Prabowo Subianto saat mengunjungi salah satu pondok pesantren d Jatim. | Foto: IST
DIKAGUMI SANTRI: Prabowo Subianto saat mengunjungi salah satu pondok pesantren d Jatim. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyebut 22 Oktober merupakan hari penting dalam sejarah mempertahankan kedaulatan RI yang dipicu lewat Resolusi Jihad.

“Seorang alim ulama, Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, mencetuskan fatwa, yang kita kenal sebagai Resolusi Jihad, sebuah fatwa yang mengajarkan nilai-nilai hubbul wathan minal iman (mencintai tanah air bagian dari iman),” cuit Prabowo dalam akun Twitter-nya, @prabowo.

Dengan fatwa tersebut, kata Prabowo, Kiai Hasyim Asy’ari —  kerap dipanggil Mbah Hasyim di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) —  mampu membakar api semangat para santri dan kiai.

“Untuk bangkit melawan, serta turun ke medan pertempuran guna menghapus segala bentuk penjajahan di bumi Indonesia,” tulis mantan Capres yang dua kali gagal mengalahkan Joko WIdodo (Jokowi) tersebut — di Pilpres 2014 dan 2019.

Maka, tandas Praboeo, Hari Santri Nasional (HSN) menjadi momentum untuk merefleksikan semangat juang para santri dalam menyongsong tantangan bangsa ke depan.

“Saya dan keluarga besar Partai @Gerindra mengucapkan selamat Hari Santri,” tulis Prabowo.

» Baca Berita Terkait Hari Santri Nasional