PPP di Jatim Akan Banyak Diisi ‘Darah Segar’ NU dan Pesantren

PPP PASURUAN: Muscab IX DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasuruan di Hotel Horison. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PPP PASURUAN: Muscab IX DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasuruan di Hotel Horison. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

PASURUAN, Barometerjatim.com – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX di Hotel Horison, Rabu (24/11/2021).

Muscab yang dibuka Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pemenangan Dapil, Ainul Yaqin itu dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, dan DPC PPP Kabupaten Pasuruan.

Mereka di antaranya Habib Ahmad Edrus Al Habsyi (majelis syari’ah DPP PPP), Habib Salim Quraisy (Sekwil DPW Jatim), para jajaran wakil ketua DPW PPP yakni Norman Zein Nahdi, Ahmad Taufik, KH Habibullah, KH Mujahid Ansori, KH Tanzil, Jauhari, Mirza  Jatim, serta pimpinan DPC Kabupaten Pasuruan, Ahmad Mawardi dan KH Saifulloh Damanhuri.

Ainul, alam pidatonya menyampaikan bahwa progres agenda Muscab PPP di Jatim berjalan lancar semuanya, tidak ada kemdala. “Insyaallah Desember ini akan rampung semuanya,” katanya.

Menurut Ainul, pembenahan, restrukturisasi, internalisasi, hingga revitalisasi PPP di tingkat cabang selaras dan amanah menjalankan instruksi DPP untuk mempersiapkan mesin politik sedini mungkin.

“Kita akan mengkolaborasikan segala potensi dan kekuatan di seluruh cabang, dimulai dari menjadikan DPC sebagai rumah ulama dan istana umat,” kata Ainul.

“Jangan kaget kalau formasi kepengurusan DPC-DPC di Jatim akan diisi para kiai, Gawagis (jamak dari Gus), pengusaha, akademisi, dan para aktivis kader muda militan yang siap membesarkan PPP di Jatim,” sambungnya.

Ini sekaligus, ucap Ainul, termasuk langkah strategis dan taktis PPP di Jatim yang terus terkonsolidatif dan fokus mengagregasi elemen-elemen di dalamnya.

“Fokus dan terarah, muaranya hanya satu tujuan membangun paradigma perjuangan PPP sebagai jalan pulang menuju ka’bah, mengembalikan kebesaran PPP di Jatim,” tandasnya.

Bersama DPP, DPW, dan stakeholder yang ada, kata Ainul, PPP akan dikembalikan pada posisi selayaknya, yakni sebagai bagian dari umat dan ulama. Sebagai bagian integral gerakan progresif perjuangan amar makruf nahi munkar partai Islam.

“Warna perjuangan PPP akan terang dan jelas, sejelas azasnya yakni Islam rahmatan lil alamin,” ucapnya.

Maka, tidak ada lagi PPP yang jalannya terseok-seok karena masih melihat ke belakang. PPP sudah harus fokus menatap ke depan, menjalankan amanat partai dan arahan ketua Umum, serta kerja, kerja, dan kerja secara terukur dan terarah.

Jalankan Amanat Kiai

DARAH SEGAR: Ainul Yaqin, PPP di Jatim akan banyak diisi 'darah segar' dari NU dan pesantren. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DARAH SEGAR: Ainul Yaqin, PPP di Jatim akan banyak diisi ‘darah segar’ dari NU dan pesantren. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Apa yang dilakukan PPP ini, tambah Ainul, juga bentuk komitmen menyambut arahan dan petunjuk dari para masyayikh dan tokoh-tokoh NU, bahwa PPP harus menyiapkan kader yang memiliki potensi bagus. Kader itu juga harus dekat dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan pesantren.

Seperti yang diamanatkan kiai PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar dan KH Anwar Iskandar beberapa waktu lalu, bahwa PPP harus terus melakukan komunikasi dengan pengurus NU serta pesantren di daerah.

“Kita akan menginstruksikan kepada DPW dan DPC-DPC agar menjalankan pesan, amanah, dan arahan masyayikh PWNU Jatim agar melibatkan pesantren dan para penggerak di dalamnya,” kata Ainul.

Insyaallah tidak hanya para kiai, Gawagis dan Nawaning yang akan kita jadikan magnet penggerak perjuangan PPP, namun juga kader-kader terbaik Banom NU di Jatim akan kita rangkul semuanya,” tuntasnya.

» Baca Berita Terkait PPP