Plh Sekdaprov Jatim Tak Laku di Milenial, SSC: Jangan Kecut!

JANGAN KECUT: Surokim Abdussalam, minta tokoh tak adayang kecut kalau belum diminati milenial. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
JANGAN KECUT: Surokim Abdussalam, minta tokoh tak adayang kecut kalau belum diminati milenial. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Tak ada nama Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono di bursa Pilgub Jatim 2024 pilihan milenial hasil survei lembaga Surabaya Survey Center (SSC) yang dilakukan 5 hingga 25 Maret 2021.

Mengapa Heru tak laku di kalangan milenial Jatim? Peneliti Senior SSC, Surokim Abdussalam menuturkan, 1.070 responden yang diambil memang diproporsi berdasarkan kewilayahan.

“Bisa jadi kalau penilitiannya Surabaya, insyaallah Pak Heru itu menurut saya masuk. Kalau penelitiannya hanya di Trenggalek, Mas Ipin (Bupati Ternggalek, Mochamad Nur Arifin) itu pasti juara satu. Tapi ini penelitian dengan responden milienial Jatim,” katanya, Jumat (16/4/2021).

Begitu pula dengan munculnya nama Bupati Lumajang, Thoriqul Haq. Secara metodologi, kata Surokim, bisa jadi karena wilayah Pandalungan itu konversi dari sebaran respondennya banyak, belum lagi ditambahkan Madura.

“Jadi, sekali lagi, ini ada kaitannya dengan metodologi dan sebaran responden,” kata Surokim yang juga Dekan FISIB Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Selain itu, lanjutnya, responden dari survei yakni kalangan milenial. Jadi yang diwawancarai umurnya 17 sampai 38 tahun. Bisa jadi, Heru populer di kalangan generasi X tapi kurang di milenial.

“Dan menurut saya tidak perlu harus kecut ya melihat namanya kok enggak ada. Kalau mau ditampilkan nol koma itu banyak sekali,” kata Surokim.

“Cuma kok kecut ya rasanya menampilkan nama nol persen, rasa-rasanya nol persen kok disampaikan. Seperti kemarin di Pilpres, ada yang nol persen kok disampaikan, jadi kecut ya,” sambungnya.

Karena itu, bisa jadi pada survei periode Maret nama Heru tidak muncul, tapi begitu partai mulai sibuk, April nama Heru muncul. “Karena ya tipikal riset opini publik ini naik turunnya tinggi,” tandas Surokim.

» Baca Berita Terkait Survei SSC