Pemerintah Jangan Cuma Buka Ponpes, Wajib Sediakan Faskes!

KESELAMATAN SANTRI: Salah satu asrama santri di Ponpes. Pemerintah wajib sediakan faskes. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KESELAMATAN SANTRI: Salah satu asrama santri. Pemerintah wajib sediakan faskes. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Hasan Aminuddin mendesak pemerintah segera merampungkan regulasi untuk membuka kembali lembaga pendidikan di pesantren menyambut penerapan new normal.

Namun Hasan menandaskan, pemerintah jangan hanya membuka, tapi wajib menyediakan fasilitas kesehatan (Faskes) penunjang seperti rapid test bagi para santri yang akan kembali ke pesantren, masker, hingga tenaga medis yang memantau kesehatan para santri.

“Bekal surat sehat juga penting dari lembaga kesehatan tempat santri berasal, untuk mempermudah pihak pesantren melakukan klasifikasi status kesehatan para santri,” katanya, Senin (1/6/2020).

Pembukaan kembali ini penting, tandas Hasan, karena para santri sudah rindu dengan para guru dan kiainya. “Sudah saatnya pemerintah melonggarkan lembaga pendidikan umum dan pesantren,” ucapnya.

Di sisi lain, setelah menerima surat pedoman dari Kementerian Agama, saat ini Pemprov Jatim tengah menyusun protokol kesehatan menghadapi new normal untuk para santri yang akan kembali ke pesantren.

Menurut Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Kohar Hari Santoso, regulasi butuh pembahasan secara intens dengan mempertimbangan banyak aspek.

Mulai dari keamanan, kesehatan, kependidikan, serta menghitung dari segi peluang dan risikonya. “Kita akan sesuaikan regulasinya dengan panduan yang dari Jakarta, dalam waktu dekat aturan akan siap,” katanya.

Sebelumnya, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) atau Asosiasi Pondok Pesantren (Ponpes) NU, meminta pemerintah tidak memaksakan penerapan new normal di pesantren jika tak siap.

Terlebih jumlah dan pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih tinggi dan mengkhawatirkan. Penyebarannya pun semakin meluas, sementara prasyarat untuk mencegah penularan, terutama physical distancing semakin sulit diwujudkan.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, New Normal