Emil Dardak Resmikan Gedung Megah Teknik Informatika Unesa

MEGAH: Emil Dardak meresmikan Gedung Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya (Unesa). | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
DISIAPKAN JADI FAKULTAS: Emil Dardak meresmikan Gedung Teknik Informatika Unesa. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memiliki gedung baru nan megah: Gedung Teknik Informatika. Peresmian dilakukan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Kamis (15/8/2019) sore.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Emil didampingi Rektor Unesa, Prof Nurhasan. Sedangkan penandatanganan prasasti diteken berdua, dilanjut pemotongan tumpeng oleh Emil yang diberikan ke Prof Hasan.

Hadir dalam peresmian sejumlah pejabat Pemprov Jatim, tokoh pendidikan, serta direksi BUMN dan BUMD, di antaranya Dirut PT Garam (Persero) Budi Sasongko.

Sementara undangan yang tidak bisa hadir lantaran kesibukan, termasuk sejumlah anggota DPRD Jatim, mengirimkan bunga tanda ucapan selamat yang terlihat mengular di depan gedung.

Emil menuturkan, peresmian gedung ini sekaligus menandakan sebuah aset pembangunan sumber daya manusia (SDM) bertambah lagi di Surabaya dan Jatim.

“Gedung Teknik Informatika yang insyaallah jadi fakultas,” kata Emil yang disambut undangan dengan koor amin dan aplaus panjang. “Insyaallah jadi fakultas,”  tandas suami Arumi Bachsin itu.

Dalam pidatonya, Emil juga menyoroti perkembangan yang serba cepat terkait informatika. Karena itu, mereka yang terjun di jurusan teknik informatika jangan terpaku pada text book, tapi harus ditunjang dengan rajin membaca.

“Bacanya pun bukan hanya buku aja, tapi juga baca majalah, nyari-nyari di internet, artikel,” kata mantan bupati Trenggalek tersebut.

Selain perkembangannya yang luar biasa cepat, menurut Emil, teknik informatika juga sangat berkaitan dengan teknik yang lain.

“Elektro tentu sangat berkaitan, mekanikel yang sekarang menjadi mekatronika juga sangat berkaitan dengan teknik informatika,” jelasnya.

Dia mencontohkan komputer yang menjadi drive saat revolusi industri ke-3. “Kalau yang pertama mesin uap, kedua listrik, ketiga komputer, barulah sekarang setelah komputer adalah internet, connectivity,” paparnya.

Informatika, lanjut Emil, tentu saja tidak bisa dilepaskan dari internet, termasuk segala hal yang hari ini berkaitan dengan aktivitas manusia.

“Itulah sebabnya sekarang muncul AIoT (Artificial Intelligence and Internet of Things), apapun (sekarang) disambungkan dengan itu,” katanya.

Harapan di Era Digital

TUMPENG PERESMIAN: Prof Nurhasan (kiri), Emil Dardak, dan Dedy Rahman Prehanto. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TUMPENG PERESMIAN: Prof Nurhasan (kiri), Emil Dardak, dan Dedy Rahman Prehanto. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Sebelumnya, Prof Nurhasan menyampaikan, di gedung yang megah tersebut semoga ada harapan yang cerah, harapan baru, ide-ide baru, ada percepatan, maupun akselerasi terkait tuntutan di era digital saat ini.

“Mudah-mudahan dengan gedung baru ini bisa tercapai, dan bisa dilaksanakan terutama terkait dengan adaptasi di era digital,” ucapnya.

“Katanya teman-teman informatika, bahwa gedung ini didorong dan segera disiapkan menjadi Fakultas Informatika di Unesa. Mohon doa restu pada semuanya,” sambungnya.

Sementara Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Unesa, Dedy Rahman Prehanto menyampaikan terima kasih banyak atas kehadiran para undangan maupun yang mengirimkan bunga.

“Semoga gedung ini semakin mempertajam prestasi mahasiswa Unesa, baik di level nasional maupun internasional,” ucap pria yang namanya masuk bursa Pilwali Surabaya 2020 itu.

» Baca Berita Terkait Unesa, Kampus