Muslimat NU Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Unusa

SOSIALISASI 4 PILAR: Nyai Hj Mahfudhoh Ali Ubaid (kanan) dan Ketua PW Muslimat NU Jatim, Nyai Hj Masruroh Wahid dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP
SOSIALISASI 4 PILAR: Nyai Hj Mahfudhoh Ali Ubaid (kanan) dan Ketua PW Muslimat NU Jatim, Nyai Hj Masruroh Wahid dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan. | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

SURABAYA, Barometerjatim.com – Keberutalan terorisme yang ditunjukkan lewat aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, serta makin lunturnya semangat cinta tanah air memantik rasa keprihatinan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

Kondisi ini sekaligus menjadi latar belakang penyelenggraan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digelar Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim Muslimat NU (Hidmat MNU) Pusat bersama MPR RI di Universitas Nadhatul Ulama Surabaya (Unusa), Minggu (27/5).

Ketua Hidmat MNU Pusat, Nyai Hj Mahfudhoh Ali Ubaid menuturkan arti penting sosialisasi empat pilar ini terhadap para da’iyah serta pimpinn majelis taklim Muslimat NU.

“Para dai’yah dan majelis taklim menjadi ujung tombak dalam menyebarkan ‘virus’ cinta Tanah Air,” katanya.

• Baca: Khofifah: 72 Usia Muslimat NU, 27 Juni Bersatu Pilih Nomor 1

“Situasi yang terjadi belakangan ini telah menimbulkan keperihatinan yang luar biasa, dimana generasi yang ada sudah lupa akan makna berbangsa dan bernegara seperti yang dibangun para pendahulu kita, termasuk para ulama NU.”

Putri pendiri NU, KH Wahab Chasbullah itu menambahkan, “Kita mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menangkal gerakan dan paham radikal yang tumbuh dan berkembang di semua lini.”

Sementara anggota MPR RI, Zainut Tauhid yang hadir dalam kegiaran tersebut memberikan apresiasi positif terhadap Muslimat NU yang tergerak aktif untuk ikut serta menyosialisasikan empat pilar kebangsaan.

• Baca: Ingatkan Warga Muslimat NU, Khofifah: Jangan Salah Coblos!

“Saya bangga bisa berada di tengah ibu-ibu Muslimat NU, yang tak pernah lelah untuk ikut serta membangun persatuan bangsa,” kata pria yang juga politikus PPP tersebut.

“Tugas dan langkah mulia ini menjadi ringan, tatkala Muslimat turut serta di dalamnya dari pusat hingga pelosok untuk menyelamatkan bangsa melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan.”

PARA PENJAGA NKRI: Kader Muslimat NU mengikuti sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Unusa, Minggu (27/5). | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP
PARA PENJAGA NKRI: Kader Muslimat NU mengikuti sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Unusa, Minggu (27/5). | Foto: Barometerjatim.com/RADITYA DP

Sementara Ketua PC Muslimat NU Surabaya, Lilik Fadhilah mengaku senang mendapatkan kepercayaan dari Muslimat NU pusat untuk ikut serta berperan aktif dalam sosialiasi empat pilar kebangsaan.

“Kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, namun akan terus kita gaungkan untuk membangun semangat cinta Tanah Air. Peristiwa teror bom di Suarabaya menjadi tanda, bahwa ada gerakan radikal yang terjadi di Kota Pahlawan,” ujarnya.

• Baca: Yenny Wahid Ajak Warga NU Rukun dalam Berpolitik

Lilik berharap dari sosialisisi ini para da’iyah dan majelis taklim bisa kembali menenguhkan semangat persatuan untuk melawan gerakan radikal.

“Kita akan berjuang di Muslimat NU untuk tetap mempertahankan NKRi dengan empat pilar kebangsaan tersebut,” pungkasnya.