Melihat Infrastruktur di Era Jokowi Lewat Gowes Trans Jawa

Khofifah, antar goweser ekspedisi sepeda lima hari Jelajah Trans Jawa. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr
Khofifah, antar goweser ekspedisi sepeda lima hari Jelajah Trans Jawa. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr

SURABAYA, Barometerjatim.com – Percepatan infrastruktur dan dana desa, dua potret besar dari keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sukses itupun diapresiasi goweser Tanah Air lewat eksepedisi bersepeda selama lima hari bertajuk Jelajah Trans Jawa, dari Titik Nol di Surabaya hingga Istana Negara Jakarta.

Flag off ekspedisi yang digagas komunitas Samba (Semarang Bicycle Association) tersebut dilakukan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parwansa di Titik Nol depan kantor gubernur Jatim, Senin (4/2/2019).

Selanjutnya, peserta akan melewati rute dengan total jarak 900 Km dari Surabaya hingga Jakarta. Sedangkan etape yang ditempuh yakni Surabaya-Madiun (171 Km), Madiun-Semarang (215 Km), Semarang-Cirebon (239 Km) dan Cirebon-Jakarta (218 Km).

Khofifah sendiri ikut ngowes dari Titik Nol hingga Gedung Negara Grahadi, karena harus melanjutkan tugas lainnya, termasuk sidak Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer dan Smartphone (USBNBKS) yang dimulai hari ini.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah berharap, lewat Jelajah Trans Jawa ini peserta ekspedisi bisa mengabarkan kepada dunia, bahwa ada pembangunan infrastuktur dengan percepatan luar biasa yang dilakukan di era pemerintahan Jokowi.

“Bagi saya, seeing is believing. Kalau mereka melihat, maka mereka percaya. Mereka ingin menyaksikan, apa betul bahwa Tans Jawa ini sudah bisa dinikmati seluruh warga bangsa dengan kecepatan, keamanan, kenyamanan dan seterusnya melalui jalan-jalan tol yang sudah selesai,” ucapnya.

Berikutnya di perjalanannya nanti, kata Khofifah, goweser akan melihat dana desa yang begitu besar — empat tahun dialokasikan Rp 180 triliun — yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat desa.

“Khusus di Jatim, mereka akan meninjau salah satu desa yangg mendapatkan dana desa di Kabupaten Madiun. Begitu pula di Jateng, Jabar. Saya rasa ini sesuatu yang bisa memberikan pemahaman, kemudian memberikan satu konsolidasi di antara warga bangsa,” paparnya.

Promosikan Pariwisata

Khofifah melepas peserta Jelajah Trans Jawa dri Titik Nol. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr
Khofifah melepas peserta Jelajah Trans Jawa dri Titik Nol. | Foto: Barometerjatim.com/abdillah hr

Tak hanya memotret percepatan infrastruktur dan manfaat dana desa, peserta Jelajah Trans Jawa juga akan menikmati dan turut mempromosikan pariwisata.

“Kalau pariwisata sudah pasti ya, maka tadi saya bilang jangan ngejar target waktu saja. Saya rasa mereka akan menemukan angel-angel yang indah di perjalanan,” katanya.

Dia mencontohkan titik di daerah Jatim bisa dilihat di Madiun serta Ngawi. Lalu di Jateng dari Solo ke Semarang. Berikutnya di sepanjang Pantura mulai Tegal, Cirebon hingga Indramayu.

“Mereka bisa sangat banyak melihat indah sekali pesisirnya. Jadi banyak hal yang bisa mereka sampaikan kepada dunia,” katanya

Khofifah juga berharap, sesampainya di Jakarta mereka bisa diterima Jokowi. “Mudah-mudahan Pak Presiden berkesempatan untuk bisa menerima mereka,” katanya.

Sementara Ketua Klub Samba, Henry Dwiyanto menuturkan, selama ekspedisinya peserta juga akan berhenti di tempat-tempat percepatan pembangunan yang dilaksanakan di era Jokowi.

“Goweser ini dari berbagai suku, ras dan agama. Jadi kami cinta kerukunan, cinta damai, cinta Indonesia, dan cinta NKRI,” tegasnya.•

» Baca Berita Terkait Khofifah, Jokowi