Machfud Janjikan 100 Ribu Lapangan Kerja, KBRS: Kecap!

JANGAN KECAP-KECAP: Wawan Kemplo (tengah), Surabaya tak butuh janji manis tapi langsung eksekusi. | Foto: Barometerjatim.com/IST
JANGAN KECAP-KECAP: Wawan Kemplo (tengah), Surabaya tak butuh janji manis tapi langsung eksekusi. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Janji calon wali kota (Cawali) Surabaya nomor urut dua, Machfud Arifin bakal menyiapkan 100 ribu soal lapangan pekerjaan baru, disambut ‘nyinyir’ pendukung Eri Cahyadi-Armuji.

Lha iki lak mbujuk, gak mungkin iso (Bohong, enggak mungkin bisa). Surabaya dikibuli gitu ya mentah,” kata Wawan Kemplo, salah seorang pendiri komunitas Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS), Selasa (29/9/2020) sore.

Suroboyo iku gak kecap-kecap, Suroboyo iku eksekusi (Surabaya tak butuh janji manis, tapi langsung eksekusi). Lha situasi yang kayak gini, situasi pandemi, negara dalam resesi kok ngomong menciptakan 100 ribu lapangan kerja baru, itu kan kecap!”

Beda dengan yang disampaikan Eri Cahyadi saat meresmikan posko KBRS. Menurut Wawan, mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu langsung eksekusi.

“Dia langsung bikin program di RW ono les-lesan (pelajaran tambahan di luar sekolah). Bikin program nanti dari sekian banyak hotel itu, dipastikan 40 persen karyawannya ber-KTP Surabaya. Ekekusi kabeh (semua) dan kita sering sharing,” ucapnya.

Jadi, tandas Wawan, “Suroboyo butuh eksekusi, gak butuh kecap. Suroboyo butuh seger waras, gak butuh penyakit.”

Sebelumnya, seperti ditulis sejumlah media online, Machfud menjanjikan bakal membuka lapangan pekerjaan baru. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung: 100 ribu!

Dari mana jumlah lapangan pekerjaan baru sebanyak itu? Menurut Machfud, jumlah itu mudah didapat dengan menyinergikan antara program pemerintah dan swasta.

Insyaallah kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan lapangan kerja untuk menggerakkan perekonomian masyarakat kita,” katanya.

“Kuncinya komunikasi dengan pelaku usaha. Permudah izin dan aktivitas usaha mereka,” tandas mantan Kapolda Jatim tersebut.

Menurut Machfud, tidak ada yang sulit selama semua pihak bisa saling bersinergi. Di semua sektor, pemerintah dan swasta harus berkolaborasi, bergandengan tangan sama-sama membangun kota.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya