Lawan Corona! Lirboyo Jadi Role Model Pesantren Tangguh

BANTUAN APD: Khofifah menyerahkan peralatan kesehatan dan APD di Pesantren Lirboyo Kediri. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
BANTUAN APD: Khofifah menyerahkan peralatan kesehatan dan APD di Pesantren Lirboyo Kediri. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

KEDIRI, Barometerjatim.com – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri agar menjadi prototipe pesantren tangguh, terutama dalam menghadapi pandemi Corona (Covid-19).

“Tetapi sustainability-nya kita berharap akan berlanjut,” kata Khofifah saat melakukan kunjungan kerja di pesantren asuhan KH Anwar Manshur yang juga Rais Syuriyah PWNU Jatim tersebut, Sabtu (6/6/2020).

Khofifah hadir bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Fadil Imran. Selain kunjungan kerja, gubernur pertama di Jatim itu juga memberikan sejumlah bantuan peralatan kesehatan dan Alat Pelindung Diri (APD).

Untuk menjaga keberlanjutan pesantren tangguh dalam menghadapi Covid-19, lanjut Khofifah, maka Lirboyo harus menerapkan sejumlah pola terkait protokol kesehatan. Pertama, yakni pesantren yang sehat.

“Berarti pastikan menggunakan masker. Kemudian menggunakan, kalau bisa, air mengalir dan hand sanitizer. Kalau tidak, maka sabun antiseptik, ada busanya, karena itu yang akan menggelontor kemungkinan kalau ada koloni-koloni dari virus Covid-19,” paparnya.

Kedua, mewujudkan pesantren yang bersih. Maka tempat-tempat cuci tangan akan diperbanyak. Ketiga, menciptakan pesantren yang TOPP (Tanaman Obat Pondok Pesantren).

“Kita akan tentu mengoordinasikan kembali, bagaimana format pesantren tangguh ini bisa menjadi prototipe dari pesantren lain yang ada di Jatim dan tentu di Indonesia,” ujar Khofifah.

Senada dengan Khofifah, Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran berharap agar Lirboyo bisa menjadi role model (panutan) bagi pesantren lain dan Jatim bisa menginspirasi yang lain.

“Di samping itu, gerakan disiplin kalau dimulai dari pesantren saya kira akan luar biasa gemanya ke masyarakat,” tandas Fadil.

Kebijakan Pengasuh Ponpes

KOORDINASI: Khofifah bersama Pangdam dan Kapolda menggelar koordinasi dengan Ponpes Lirboyo. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
KOORDINASI: Khofifah, Pangdam dan Kapolda gelar koordinasi dengan Ponpes Lirboyo. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

Sementara terkait pembukaan Ponpes, Khofifah menegaskan hal itu merupakan kebijakan masing-masing pengasuh, karena pesantren memiliki tradisi dan otoritas.

“Saat ini terus dikomunikasikan dengan kami, kapan pesantren masuk dan tahap-tahapannya itu otoritasnya adalah pada pesantren yang bersangkutan,” tegasnya.

Sehingga, kedatangan Khofifah bersama Pangdam Brawijaya dan Kapolda Jatim di Lirboyo juga dalam rangka koordinasi mengenai persiapan tersebut.

“Kami terus melakukan koordinasi, makanya kami hari ini silaturahmi ke sini,” tuntasnya.

Sebelumnya, Khofifah bertemu dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsda TNI Imran Baidirus di Makodam V/Brawijaya, Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah turut menyaksikan Pangkogabwilhan menyerahkan bantuan 30 tenaga medis dan ribuan alat kesehatan kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

PESANTREN TANGGUH: Ponpes Lirboyo, role model pesantren tangguh hadapi virus Corona. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PESANTREN TANGGUH: Ponpes Lirboyo, role model pesantren tangguh hadapi virus Corona. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

» Baca Berita Terkait Wabah Corona