Kunjungi Pulau Sapudi, Mensos Bantu Korban Gempa

KUNJUNGI KORBAN GEMPA: Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi korban gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis (11/10). | Foto: Humas Kemensos
KUNJUNGI KORBAN GEMPA: Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi korban gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis (11/10). | Foto: Humas Kemensos/IKHWAN

SUMENEP, Barometerjatim.com – Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis (11/10) sore.

Kedatangan Mensos untuk menjenguk korban luka-luka di Puskesmas Gayam, serta mengunjungi warga di lokasi terdampak gempa sekaligus menyerahkan santunan ke ahli waris untuk korban meninggal.

“Mewakili pemerintah pusat, saya mengucapkan turut berduka cita atas bencana gempa bumi yang terjadi dini hari tadi,” kata Agus usai mengunjungi korban luka-luka di Puskesmas Gayam.

• Baca: Gempa Donggala, Kemensos Gerak Cepat Kirim Logistik

Agus menambahkan, “Kepada keluarga korban meninggal semoga diberikan kekuatan dan ketabahan, dan kepada 24 warga mengalami luka-luka semoga segera pulih.”

Dalam kunjungan ini, Mensos menyerahkan santunan kepada ahli waris dari tiga korban meninggal dunia yakni Nadar, Nuril Kasmilia dan Sarwini. Selain itu, diserahkan pula bantuan berupa 20 tenda gulung, 50 velbed, 60 selimut, 60 paket sandang, 20 kasur, 20 foodware dan enam tenda keluarga.

Mensos menambahkan, dalam kondisi bencana gempa seperti ini kehadiran pemerintah di lokasi sangat penting. Hal ini untuk memastikan segala keperluan warga terdampak gempa terpenuhi, serta mereka tertangani dengan baik.

• Baca: Mensos: Transformasi Rastra ke BPNT Tuntas Februari 2019

“Dengan kita hadir di tengah-tengah mereka, ada semangat untuk bangkit, ada perasaan tenang karena mereka tidak sendiri. Di saat yang sama pemerintah harus bekerja cepat dan tanggap dalam penanganan korban bencana,” terangnya.

Seperti diketahui, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10) pukul 01.57 WIB.

BMKG melaporkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 Km arah timur laut Kota Situbondo, pada kedalaman 12 Km.

• Baca: Kemensos Kawal Penyandang Disabilitas di Asian Para Games

Tiga orang meninggal dunia dan 24 orang luka-luka dalam musibah ini. Dari jumlah tersebut 16 di antaranya tengah dirawat di Puskesmas Kecamatan Gayam.

Gempa juga menyebabkan kerusakan rumah warga, yakni 210 rumah di Kecamatan Gayam dan 31 di Kecamatan Nonggunong.