Kemensos Kawal Penyandang Disabilitas di Asian Para Games

MOTIVASI DAN MOBILITAS: Parade Momo Maskot Resmi Asian Para Games 2018 di Jakarta, Minggu (23/9). | Foto: Humas Kemensos/IKHWAN
MOTIVASI DAN MOBILITAS: Parade Momo Maskot Resmi Asian Para Games 2018 di Jakarta, Minggu (23/9). | Foto: Humas Kemensos/IKHWAN

JAKARTA, Barometerjatim.com – Kementerian Sosial (Kemensos) turut mengawal persiapan pembukaan Asian Para Games 2018, 6 Oktober mendatang. Hal itu agar opening ceremony tetap berlangsung nyaman, aman dan ramah bagi para penyandang disabilitas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Hartono Laras mengungkapkan instansinya berada dalam koordinasi Kemenko PMK, memperkuat koordinasi dengan Kemenpora, Kemenkominfo, INAPGOC (panitia penyelenggara Asian Para Games) serta organisasi dan komunitas penyandang disabilitas.

“Kemensos memfasilitasi ribuan penonton penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas dan organisasi,” katanya usai menyaksikan Parade Momo Maskot Resmi Asian Para Games 2018 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (23/9).

• Baca: Gempa Lombok Timur, Mensos Jamin Kebutuhan Pengungsi

“Mereka yang telah mendaftar tentunya harus kita pastikan mendapatkan tiket, tempat duduk, dan pendampingan selama menyaksikan pertandingan.”

Hartono menambahkan, pendampingan dilakukan para ribuan relawan yang disiapkan INAPGOC dan koordinator relawan yang telah di ToT (Training of Trainer) oleh Kemensos. Mereka juga akan diperkuat dengan tim Kemensos yang turun di setiap venue.

“Asian Para Games adalah peristiwa bersejarah dan merupakan kegiatan kita bersama. Para atlet telah menginspirasi kita semua,” katanya.

• Baca: Gerak Cepat, Mensos Santuni Korban Kebakaran di Pinrang

“Oleh karena itu pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, wajib memberi layanan yang terbaik untuk semarak dan suksesnya penyelenggaraan serta raihan prestasinya.”

Dikatakan Hartono, monitoring dan evaluasi dari tim Kemensos terkait venue dan fasilitas untuk penyandang disabilitas telah disampaikan kepada INAPGOC. Dalam waktu dekat pihaknya akan kembali turun ke lapangan dan memastikan sudah ada perbaikan.

• Baca: Bantu Korban Bom, Kemensos Terjunkan Tim Psikososial

“Misalnya help desk, harapannya bisa ada di setiap lokasi pertandingan untuk memudahkan teman-teman penyandang disabilitas menanyakan hal-hal terkait jadwal pertandingan, lokasi toilet, lift, atau lainnya,” ujarnya.

“Lalu toilet untuk penyandang disabilitas harus berpintu lebar, dan di dalamnya memungkinkan ada ruang yang cukup luas untuk manuver pengguna kursi roda.”

Maskot Elang Bondol

KAWAL PENYANDANG DISABILITAS: Hartono Laras (tengah), Kemensos kawal persiapan pembukaan Asian Para Games 2018. | Foto: Humas Kemensos/IKHWAN
KAWAL PENYANDANG DISABILITAS: Hartono Laras (tengah), Kemensos kawal persiapan pembukaan Asian Para Games 2018. | Foto: Humas Kemensos/IKHWAN

Sementara Parade Momo Maskot Resmi Asian Para Games 2018 digelar, untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dan memberi dukungan dengan menyaksikan langsung Para Games 2018, 6-13 Oktober mendatang.

Momo adalah maskot resmi Asian Para Games 2018, singkatan dari Motivasi dan Mobilitas yang berarti orang perlu terus bergerak maju, dan juga untuk dapat beradaptasi dengan dunia dan waktu yang berubah dengan mudah.

• Baca: Kemensos-BSM Jalin Kerja Sama Layanan Keuangan Syariah

Maskot Momo adalah visualisasi grafis dari Elang Bondol (haliastur indus) yang hanya hidup di Pulau Seribu. Elang bondol juga menjadi maskot Jakarta sebagai ibu kota Indonesia, dan juga kota tempat Asian Para Games 2018 berlangsung.