Khofifah Sapa Gus Hans Pak Wali Kota, Sinyal Dukungan?

DIRESTUI KHOFIFAH?: Gus Hans (kiri) dan keluarganya saat menghadiri open house Khofifah di Jemursari, Surabaya. | Foto: IST
DIRESTUI KHOFIFAH?: Gus Hans (kiri) dan keluarganya saat menghadiri open house di kediaman Khofifah, Surabaya. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Siapa jago Khofifah Indar Parawansa di Pilwali Surabaya 2020 menarik ditunggu. Sebab, Wali Kota Tri Rismaharini alias Risma disebut-sebut akan mendukung ‘anak emasnya’ yang Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi.

Faktor Khofifah menjadi penting, mengingat gubernur perempuan pertama di Jatim itu terbukti sukses ‘menaklukkan’ Surabaya — kota dengan penduduk sekitar 3 juta yang dipimpin Risma — saat Pilgub Jatim 2018.

Semula, muncul spekulasi kalau perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU itu akan mendukung mantan anggota DPR RI yang politikus PKB, Fandi Utomo. Namun seiring perjalanan waktu, nama Fandi tak lagi dikaitkan dengan ‘restu’ Khofifah.

Sebaliknya, angin segar justru berhembus kencang ke mantan juru bicaranya di Pilgub Jatim 2018, KH Zahrul Azhar As’ad. Terlebih lewat kiprahnya — termasuk gelaran Football for Peace, gagasan Surabaya menjadi Kota Football Friendly hingga membangun industri sepak bola di Jatim — membuat kiai muda yang akrab disapa Gus Hans itu kian jadi buah bibir di Kota Pahlawan.

Akankah Khofifah mendukung Gus Hans? Belum terbaca jelas! Namun dalam sejumlah kesempatan, Khofifah kerap ‘menggoda’ Gus Hans dengan saapan “Pak Wali Kota”. Termasuk saat menghadiri open house di kediaman Khofifah, Jalan Jemursari VIII/124 Surabaya, Kamis (6/6/2019) malam.

“Waduh Pak Wali Kota rek, monggo-monggo (silakan),” kata Khofifah sambil tersenyum, menyambut kehadiran Gus Hans. Moment inipun disaksikan sejumlah warga Jatim yang antre untuk bersalaman dengan gubernurnya.

Sementara Gus Hans terlihat menunjukkan ekspresi kaget, lebih-lebih istrinya. “Saya ndak pernah cerita ke istri tentang perwalikotaan, eh Bu Gub malah nyambutnya gitu,” kata alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu sambil tersenyum.

Ya, belakangan ini nama Gus Hans makin kencang masuk bursa Pilwali Surabaya 2020. Bahkan sampai menarik perhatian kandidat lainnya, Dhimas Anugrah. Kamis (30/5/2019) malam, Dhimas pun melakukan ‘penjajakan’ untuk bergandengan tangan.

Menariknya lagi, dalam forum penjajakan yang digelar di sebuah hotel di Surabaya tersebut, Dhimas mengajak serta pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya, Parpol pendatang baru yang bakal menduduki empat kursi di DPRD Surabaya.

Ketua DPD PSI Surabaya, Puji Kurniawati menyebut kalau forum tersebut sebatas silaturahim. Namun dia tak memungkiri jatuh cinta dengan program-program — terutama di bidang pendidikan — Gus Hans yang disebutnya sebagai “kiai keren”.

“Aku pikir, ini (Gus Hans) bagus pemikirannya. Dia juga di pesantren, segala macam. Ini ‘makhluk langka’ ini, muda, religius, tapi pikirannya terbuka untuk masalah keberagaman. Kayaknya ini PSI banget,” katanya.

Gus Hans sendiri, dalam banyak kesempatan, belum sekalipun menyatakan declare maju di Pilwali Surabaya 2020. Namun dari hari ke hari, dorongan dari berbagai elemen agar maju sebagai wali kota penerus Risma semakin kuat.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya