Khofifah: Kiai Tholchah Teguh Jaga Independensi Pemikiran

TOKOH BESAR: Khofifah saat menjenguk Kiai Tholchah di RSSA Kota Malang. Kiai yang teguh jaga independensi pemikiran. | Foto: Ist
TOKOH BESAR: Khofifah saat menjenguk Kiai Tholchah di RSSA Kota Malang. Kiai yang teguh jaga independensi pemikiran. | Foto: Ist

SURABAYA, Barometerjatim.com – Prof Dr KH Tholchah Hasan berpulang. Ucapan belasungkawa pun terus mengalir, tak terkecuali dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Terlebih keduanya punya kedekatan, selain sesama tokoh Nahdlatul Ulama (NU), juga sama-sama menjabat menteri di era Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kiai Tholchah sebagai Menteri Agama, sementara Khofifah menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kepala BKKBN.

Menurut Khofifah, Kiai Tholchah sudah banyak memberikan kontribusi pada negeri ini, khususnya dalam pengembangan pendidikan di lingkungan NU.

“Tokoh yang teguh menjaga independensi pemikiran dan gerakan organisasi. Menjaga jarak yang sama dengan kekuatan politik,” katanya di sela acara Lailatul Qiroah di Taman Bungkul, Surabaya, Rabu (29/5/2019) malam.

Beberapa waktu lalu, saat almarhum masih di rawat di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Khofifah juga sempat menjenguk. Dia pun tak menyangka kalau itu moment terakhir bertemu dengan Kiai Tholchah.

Khofifah ingat betul, Kiai Tholchah lah yang memintanya menjadi Ketua Umum Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial (YTPS) NU Khadijah pada 1999, saat dirinya sedang menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kepala BKKBN.

Saat terakhir bertemu dengan Kiai Tholchah, Khofifah juga sempat diberi wejangan khusus. “Beliau mendoakan semoga amanah dan sukses serta selamat sampai akhir,” pungkas perempuan yang juga ketua umum PP Muslimat NU tersebut.

» Baca Berita Terkait Khofifah, Nahdlatul Ulama