Kematian Petugas Pemilu, Gus Hans: Jangan Dibuat Alat Politik!

Gus Hans (tengah) takziah dan santuni keluarga almarhum Suryanto. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs
Gus Hans (tengah) takziah dan santuni keluarga almarhum Suryanto. | Foto: Barometerjatim.com/roy hs

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kematian beruntun petugas Pemilu 2019 mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali Direktur Rudama (Rumah Dana Umat), KH Zahrul Azhar As’ad alias Gus Hans .

Sebagai wujud empati dan peduli, tokoh muda Surabaya itu melakukan takziah sekaligus memberikan santunan untuk keluarga salah seorang korban, Suryanto, petugas Linmas TPS 16 Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Sabtu (11/5/2019) sore.

Kehadiran Gus Hans didampingi Ketua PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Kecamatan Wonocolo, Pariyono; Ketua RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah) NU Surabaya, KH Mas Nasrofudin; Ketua MWC NU Wonocolo, H Muhaimin, serta Kasatgas Linmas.

Dalam kesempatan itu, selain menyampaikan duka yang dalam kepada keluarga korban, Gus Hans meminta semua pihak jangan sampai kematian petugas Pemilu dijadikan alat politik demi mengejar sesuatu atau mencari kesalahan lawan politiknya.

“Itu langkah tak manusiawi. Bayangkan saja ketika dia menjadi salah satu keluarga dari yang meninggal itu, terus tahu suami atau istrinya dimanfaatkan untuk kepentingan politk, pasti menyakitkan hati,” paparnya.

Gus Hans juga menyesalkan berkembangnya isu yang dihembuskan pihak tertentu kalau para petugas Pemilu yang meninggal tersebut akibat diracun. “Saya mempertanyakan kenegarawanannya dalam berdemokrasi,” katanya.

Memang, lanjut Gus Hans, dalam berpolitik harus berpikir untuk menang, tapi nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai yang beradab tetap harus menjadi kunci utama.

“Ada yang jauh lebih dari itu semua yaitu nilai kemanusiaan. Jangan sampai hal-hal yang sifatnya human interest sepeti ini dimanfaatkan untuk kepentingan yang sifatnya sangat praksis,” katanya.

Di sisi lain, Gus Hans mengapresiasi pemerintah maupun penyelenggara Pemilu yang merespons baik terkait banyaknya petugas Pemilu yang meninggal dalam tugas, baik langsung maupun tak langsung.

“Saya melihat beberapa kejadian memang tidak saat Pemilu, tapi ini bentuk perhatian dan kebijakan pemerintah, maka mereka dianggap menjadi bagian dari proses Pemilu. Ini langah positif dari pemerintah atau penyelenggara Pemilu,” tandasnya.•

» Baca Berita Terkait Gus Hans, Pemilu 2019