Kebutuhan Plasma Konvalesen Tinggi, Ini Usulan Yayasan Bersih

BANK DARAH: Teguh Prihandoko, usulkan Satgas Covid-19 di setiap perusahaan membuat database plasma konvalesen. | Foto: IST
BANK DARAH: Teguh Prihandoko, usulkan Satgas Covid-19 di setiap perusahaan membuat database plasma konvalesen. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Penularan Covid-19 di Surabaya kian mengganas. Bahkan, per Rabu (21/7/2021) kasus aktifnya mencapai 10.472 atau tertinggi se-Jatim. Akibatnya, kebutuhan plasma konvalesen juga semakin tinggi.

Kondisi ini membuat Ketua Yayasan Bersama Indonesia Sehat (Bersih), Teguh Prihandoko mengusulkan agar seluruh Satgas Covid-19 di masing-masing perusahaan membuat database bank darah dan plasma konvalesen.

“Yakni dengan mengedukasi para pegawai dan keluarga pegawai yang pernah terpapar Covid-19 (penyintas) untuk mau melakukan donor darah atau plasma konvalesen untuk kebutuhan intern masing masing perusahaan,” katanya.

Lewat database bank darah ini, tandas Teguh, kecintaan dan solidaritas sesama pegawai juga diuji. “Tentunya harus didukung oleh kebijakan pimpinan atau manajemen,” ucapnya.

Apalagi potensi kluster perkantoran mengalami kenaikan akibat kemungkin dari kluster keluarga. Padahal, prokes di lingkungan kerja cukup ketat. Bahkan di masing-masing perkantoran atau lingkungan kerja sudah terbentuk Satgas Covid-19.

Tak hanya perkantoran, Teguh juga mengusulkan pembentukan bank donor darah atau plasma konvalesen bisa dilakukan di pondok pesantren, kelurahan, dan lingkungan masyarakat lainnya.

Usulan Teguh ini juga berangkat dari permintaan plasma konvalesen yang tersebar di grup-grup WA. “Saya sendiri punya sembilan grup penyintas juga penuh dengan permintaan, belum lagi yang japri,” katanya.

Apalagi kondisi Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Surabaya di Jalan Embong Ploso, rata rata antreannya selalu di atas angka 400-an.

“Harusnya PMI Embong Ploso bisa dikatakan ‘lockdown’. Belum lagi tenaga di sana dimungkinkan banyak yang kelelahan dan tidak menutup kemungkinan banyak yang terpapar,” katanya.

Belum lagi, kata Teguh, even-even donor darah maupun screening donor plasma konvalesen ikut berkurang karena PPKM Darurat.

STOK DARAH PMI SURABAYA: Stok darah di UTD PMI Kota Surabaya per Minggu, 18 JUli 2021 pukul 03.30 WIB. | Foto: IST
STOK DARAH PMI SURABAYA: Stok darah di UTD PMI Kota Surabaya per Minggu, 18 JUli 2021 pukul 03.30 WIB. | Foto: IST

» Baca Berita Terkait PPKM Darurat