Kader Ansor Ingin Tahu Mana Ayam Petarung dan Ayam Sayur

TOLAK AKLAMASI: Gus Aam, tolak aklamasi Ansor Jatim biar tahu mana ayam petarung dan ayam sayur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
TOLAK AKLAMASI: Gus Aam, biarkan kader Ansor Jatim tahu mana ayam petarung dan ayam sayur. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Ketua Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Korwil Jatim, Sholahul Aam Notobuwono tidak sepakat dengan penggiringan aklamasi untuk M Abid Umar Faruq (Gus Abid) sebagai ketua PW GP Ansor Jatim pada Konferwil nanti.

“Kita ini kan mencari pemimpin. Dalam mengelola organisasi, kita, kader Ansor, pingin tahu: Mana sih ayam petarung dan ayam sayur itu,” katanya beranalogi saat dihubungi Barometerjatim.com, Jumat (14/6/2019). “Kuat-kuatan majulah, tarung!” pintanya.

Pria yang akrab disapa Gus Aam itu menuturkan, lewat pertarungan justru akan memunculkan banyak hal yang bisa dipelajari sekaligus menguji kader yang akan menjadi pemimpin.

“Mulai dari komunikasi dengan pihak lain, hingga bagaimana kita menawarkan program, sehingga karakter kader akan benar-benar terlihat ketika berhadapan dengan orang lain,” jelasnya.

Bagi Gus Aam, sebelum bicara program, karakter harus tertanam kuat terlebih dahulu untuk menjadi seorang pemimpin. “Mau enggak mendengarkan orang lain, mendengarkan anak buah yang dipimpin dan seterusnya,” ucapnya.

“Kalau enggak mau mendengar, mau jadi apa? Mau jadi feodal lagi? Ansor hanya dari atas ke bawah sudah enggak zamannya. Sekarang zamannya pimpinan mendengarkan dari bawah untuk melakukan perubahan secara bersama-sama,” sambungnya.

Jika tidak dilakukan secara bersama-sama, mantan ketua umum PP Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor itu yakin perubahan untuk menuju yang lebih baik akan berat dilakukan Ansor Jatim.

Kiai muda yang masih keluarga Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang tersebut menambahkan, penolakan aklamasi bukan berarti dirinya tidak setuju kalau Gus Abid maju mencalonkan diri.

“Lho, ya tetap setuju, tetapi dengan cara pertarungan! Harus menyiapkan diri untuk bertarung, jangan pernah menyiapkan diri untuk aklamasi,” tandasnya.

Bagaimana dengan wacana pemilihan lewat sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa)? “Enggak ada di PD/PRT Ansor soal Ahwa itu, enggak ada! Lha terus mau pakai aturan yang mana Ahwa itu, enggak ada dasar hukumnya. Kalau aklamasi musyawarah mufakat ada,” bebernya.

Baru Dua Kandidat

Ya, upaya penggiringan aklamasi untuk Gus Abid sebagai ketua Ansor Jatim periode 2019-2023 di Konferwil santer dilontarkan sejumlah kader. Setelah Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jatim, Abdul Wahab Yahya alias Gus Wahab, hal sama disampaikan Ketua PC GP Ansor Surabaya, Faridz Afif.

Konferwil sendiri akan digelar paling lambat akhir Juli oleh karteker yang ditunjuk PP. Keputusan karteker tersebut diambil, setelah SK penunjukan Gus Abid habis pada 30 Mei 2019 dan gagal menggelar Konferwil sesuai amanat SK.

Sementara terkait kandidat ketua, hingga kini baru muncul dua nama kuat, yakni Gus Abid dan Ketua PC GP Ansor Tuban, Syafiq Syauqi alias Gus Syafiq yang juga mantan kepala Satkorwil Banser Jatim.

» Baca Berita Terkait Ansor Jatim, Konferwil