Jokowi Beri Dua Jempol untuk Risma, Khofifah Tepuk Tangan

DUA JEMPOL PRESIDEN: Jokowi acungi dua jempol untuk Risma dan Eri Cahayadi soal sampah jadi energi listrik. | Foto: IST
DUA JEMPOL PRESIDEN: Jokowi acungi dua jempol untuk Risma dan Eri Cahayadi soal sampah jadi energi listrik. | Foto: IST

SURABAYA, Barometerjatim.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau dan meresmikan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, Kamis (6/5/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam merealisasikan fasilitas tersebut, serta memerintahkan kota-kota lain untuk meniru apa yang telah dilakukan di Surabaya.

“Memang kecepatan bekerja Pemkot Surabaya patut kita acungi jempol, sehingga ini selesai yang pertama. Dari tujuh kota yang saya tunjuk lewat PP (Peraturan Presiden) ini yang pertama jadi, yang lain masih maju mundur, kurang urusan tapping fee, urusan masalah barang daerah, urusan mengenai.. belum selesai,” katanya.

“Sehingga, sekali lagi, saya acung dua jempol untuk Pemkot Surabaya, baik wali kota lama (Tri Rismaharini alias Risma) maupun wali kota yang baru (Eri Cahyadi). Enggak mudah karena saya mengalami,” tandas Jokowi disambut tepuk tangan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawasa yang berdiri di samping kirinya.

Selain Khofifah, sejumlah menteri yang turut pula mendampingi Jokowi, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif; Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini; serta Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi juga memberi aplaus.

“Pengalaman yang saya alami sejak 2008,  saya masih jadi wali kota (Solo), kemudian menjadi gubernur (DKI Jakarta), kemudian menjadi presiden, tidak bisa merealisasikan pengolahan dari sampah ke listrik seperti yang sejak dulu saya inginkan di Kota Solo waktu menjadi wali kota,” sambung Jokowi.

Karena itu, sejak 2018, Jokowi menyiapkan sejumlah payung hukum di antaranya Perpres (Peraturan Presiden) dan PP. Sehingga terbit Perpres No 16 Tahun 2018 mengenai investasi, lalu keluar lagi Perpres No 35 Tahun 2018 mengenai tarif listrik untuk memastikan agar Pemda berani mengeksekusi.

“Dulu takut mengeksekusi karena dipanggil. Kejaksaan panggil, nanti kepolisian panggil, ada KPK panggil, karena apa? Payung hukumnya yang tidak jelas sehingga memutuskannya sulit. Ada lagi tambahan PP mengenai pengelolaan barang daerah, sudah keluar,” jelasnya.

Jokowi bahkan harus gonta-ganti Perpres dan PP agar seluruh kota bisa mewujudkan PSEL, karena urusan sampah bukan sekadar menjadikan listrik. Lebih dari itu, termasuk menyangkut kebersihan kota.

PERESMIAN PSEL: Risma dan Khofifah turut mendampingi Jokowi resmikan fasilitas PSEL Benowo. | Foto: IST
PERESMIAN PSEL: Risma dan Khofifah turut mendampingi Jokowi saat meresmikan fasilitas PSEL Benowo. | Foto: IST

“Nanti kalau ada masalah pencemaran karena sampah yang ditumpuk-tumpuk kemudian kalau hujan menghasilkan limbah lindi, problem semuanya. Tadi saya mendapat laporan dari Pak Wali Kota problem dengan tambak. Dulu waktu saya juga sama, problem dengan sumur-sumur penduduk,” ucapnya.

Sehingga, sekali lagi, Jokowi sangat mengapresiasi dan menghargai instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan di Surabaya.

“Nanti kota-kota lain akan saya perintah untuk.. Sudahlah, enggak usah ruwet-ruwet pakai ide-ide, lihat saja di Surabaya, tiru, copy,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam laporannya mengatakan, untuk mewujudkan PSEL Benowo tersebut Pemkot Surabaya bekerja sama dengan sejumlah pihak.

“Hasil dari kerja sama itu dapat menghasilkan listrik, alhamdulillah 11 Megawatt, yang 2 Megawatt dari landfill gas power plant dan yang 9 Megawatt berasal dari gasification power plant. Insyaallah Bapak, dapat kami sampaikan, semuanya itu sudah bisa beroperasi pada hari ini,” ujarnya.

Wali kota yang juga kader PDI Perjuangan itu juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pendahulunya, Risma yang membimbing dan terus berjuang tanpa kenal lelah sehingga PSEL berdiri dan beroperasi.

TERIMA KASIH RISMA: Eri Cahyadi berterima kasih kepada Risma atas berdiri dan beroperasinya PSEL Benowo. | Foto: IST
TERIMA KASIH RISMA: Eri Cahyadi berterima kasih kepada Risma atas berdiri dan beroperasinya PSEL Benowo. | Foto: IST

» Baca Berita Terkait Pemkot Surabaya