JCI East Java: 3 Bulan Disiplin atau 2 Tahun Corona Baru Selesai!

PSBB JILID II: Jhonny Thio Doran, dukung pemerintah di perpanjangan PSBB Surabaya Raya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PSBB JILID II: Jhonny Thio Doran, JCI dukung pemerintah tangani wabah Corona. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Local President Junior Chamber International (JCI) East Java, Jhonny Thio Doran menilai perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya, bisa jadi tak disukai banyak orang karena semua bisnis dan aktivitas menjadi terganggu.

“Namun kita harus support semua program pemerintah, terutama Pemkot Surabaya. Kita harus percaya, apa yang dilakukan oleh pemimpin kita, khususnya Ibu Tri Rismaharini (Risma) adalah baik untuk kita semua,” kata Jhonny, Selasa (12/05/2020).

Menurut Jhonny, kunci dari penyelesaian pandemi Corona (Covid-19) yakni adanya satu suara dari pemerintah, baik pusat, provinsi hingga kabupaten/kota dan semua masyarakat harus mendukungnya.

“Memang tidak enak, bisnis harus tutup, aktivitas terganggu, namun mending kita disiplin untuk melakukan yang tidak enak itu agar semua problem ini capet terselesaikan,” katanya.

“Mending disiplin tiga bulan selesai, daripada tidak disiplin namun dua tahun baru selesai,” sambung pria yang akrab disapa Jete tersebut.

Bangun Strategi Baru

Jhonny mengakui, selama PSBB tahap pertama, bisnis para pengusaha yang tergabung di JCI East Java harus berhenti beroperasi demi percepatan penanganan Covid-19. Sehingga, dampak ekonomi dari pandemi ini ke depannya tidak akan bisa pulih dalam waktu cepat.

Karena itu, organisasi pengusaha muda berjaringan internasional tersebut berharap, pemerintah daerah dan pusat dapat memberikan stimulan misalnya keringanan pajak, insentif serta subsidi untuk masyarakat, sebagai stimulan untuk kembali menggerakan roda perekonomian.

“Ekonomi bisa pulih kembali, butuh stimulus-stimulus dari pemerintah yang pasti untuk bisa menghidupkan roda perekonomian di masyarakat,” katanya.

“Kunci utama adalah di masyarakat. Selama ekonomi di masyarakat luas pulih, perputaran ekonomi akan berputar dan semua roda bisnis akan hidup kembali,” tandasnya.

Selama masa pandemi Covid-19 dan PSBB, JCI East Java juga menyiapkan beberapa strategi untuk anggotanya agar usahanya bisa tetap bertahan. Di antaranya menggelar diskusi online maupun seminar daring.

Harapannya, banyaknya acara membuat member JCI dapat belajar dari para CEO ternama, serta membangun strategi agar tak sekadar survive tapi bisa improve mencapai level baru pasca pandemi.

“Kita juga mengadakan program JCI market, yang mana antarmember saling memperkenalkan bisnis masing-masing dan apa yang bisa kita support,” tuntas Jhonny.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, PSBB