Jalan Legundi Macet! Jembatan Rp 2,4 M Baru Kelar Desember

PROYEK Rp 2,4 M: Gatot menunjukkan gambar Jembatan Gatot Sulistyo Hadi yang diperlebar. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH
PROYEK Rp 2,4 M: Gatot menunjukkan gambar Jembatan Gatot Sulistyo Hadi yang diperlebar. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH

SURABAYA, Barometerjatim.com – Jalan Legundi di perbatasan Kabupaten Gresik dan Mojokerto dari hari ke hari masih macet parah. Penyebabnya, proyek Jembatan Sumber Rame yang sudah dimulai sejak 26 Juni 2019 hingga kini masih dalam pengerjaan.

Sesuai target, pengerjaan proyek yang menelan anggaran Rp 2,4 miliar itu diperkirakan baru kelar 17 Desember 2019. Saat ini masih dilakukan pelebaran dari 10 meter menjadi 14 meter, dengan menambah sisi kiri dan kanan jembatan masing-masing dua meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi menuturkan, perbaikan dilakukan karena kondisi jembatan rusak dan ambles sehingga rawan kecelakaan.

“Saat malam, bagi pengguna jalan yang jarang lewat jembatan ini pasti kaget. Posisi jembatan lebih rendah dari jalan karena ambes,” kata Gatot di Surabaya, Senin (12/8/2019).

Untuk sementara, lanjut Gatot, pengguna jalan akan dilewatkan jalan darurat yang hanya bisa dilalui mobil ukuran kecil dan sedang. “Bisa dilalui roda dua dan empat tapi bergantian. Untuk mobil besar diharapkan mencari jalur lain,” ujarnya.

Jalan darurat dilewatkan bawah melalui sungai, kata Gatot, karena pengerjaan jembatan ini juga ‘kejar-kejaran’ dengan musim penghujan.

Gatot menambahkan, rusaknya jembatan yang dikeluhkan masyarakat ini memang sangat strategis karena menghubungkan antara Legundi, lewat Wringinanom langsung menuju Penopo, Kabupaten Mojokerto.

“Kalau jembatan itu sudah diperbaiki, maka lalu lintas berjalan normal, karena selain diperbaiki juga diperlebar,” katanya.

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim