Imbas Corona, Ekonomi Nelayan Lamongan Nyaris Lumpuh!

TERPARKIR: Perahu nelayan di pantura Lamongan, makin sering terparkir sejak pandemi Corona. | Foto: IST
SERING TERPARKIR: Perahu nelayan di pesisir utara Lamongan, makin sering terparkir sejak pandemi Corona. | Foto: IST

LAMONGAN, Barometerjatim.com – Pandemi Corona (Covid 19) membuat seluruh sektor perekonomian masyarakat turun dan melemah. Tak sedikit pula yang hampir lumpuh, termasuk perekonomian masyarakat nelayan.

“Sejak wabah virus Corona melanda, harga ikan laut turun, sehingga banyak nelayan yang berhenti beraktivitas,” kata Sekretaris DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan, Ma’mun Murod, Rabu (3/6/2020).

Murod menandaskan, banyaknya para nelayan yang berhenti beraktivitas berdampak pula terhadap sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masyarakat nelayan.

“Kondisi sektor UMKM masyarakat nelayan di Pantura Lamongan saat ini hampir lumpuh!” tegasnya.

Kondisi tersebut terjadi, lanjut Murod, disebabkan UMKM masyarakat nelayan sulit mendapatkan pasokan ikan. Selain itu, harga bahan-bahan untuk proses pengolahan juga naik.

“Ini dilema. Meski mereka (UMKM) bisa produksi, tapi juga bingung mendistribusikan hasil olahannya, karena banyak wilayah melakukan pembatasan sosial (PSBB/Pembatasan Sosial Berskala Besar),” jelasnya.

Saat ini, di beberapa daerah telah memberlakukan PSBB sejak beberapa bulan Covid-19 mewabah. Sehingga masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dalam berinteraksi. Di antaranya wajib menjaga physical distancing dan social distancing.

Karena itu, Murod meminta pemerintah segera turun dengan memberikan stimulus bagi sektor UMKM masyarakat nelayan di wilayah pantura Lamongan.

“Stimulus tersebut akan membantu sektor UMKM, dan dapat menolong roda perekonomian masyarakat nelayan,” ujarnya.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona