Hasto: Terkepung di Surabaya, PDIP Tidak Pernah Menyerah!

PDIP TAK PERNAH MENYERAH: PDIP Surabaya, tak pernah menyerah meski dikepung di Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS
PDIP TAK PERNAH MENYERAH: PDIP Surabaya, tak pernah menyerah meski dikepung di Pilwali Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com – Pilwali Surabaya 2020, bisa jadi ujian berat bagi PDIP. Mengusung Eri Cahyadi-Armuji, partai banteng dikepung delapan partai — PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Nasdem — pengusung Machfud Arifin-Mujiaman.

Namun Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan, dengan mengambil saripati perjuangan Bung Karno, partainya tidak akan menyerah dan bertekad memimpin Surabaya selama tiga dekade beruntun.

Bung Karno, menurut Hasto, telah melakukan seluruh pembelajaran politik sebagai calon pemimpin. Bung Karno juga telah menggembleng seluruh jati diri kepemimpinannya di Surabaya. Di kota ini pula tertanam benih-benih perjuangan presiden pertama RI tersebut.

“Sehingga, meskipun di Kota Surabaya kita terkepung, tetapi dengan mengambil saripati dari perjuangan Bung Karno, mari kita tunjukkan bahwa kita tidak pernah menyerah,” katanya saat memberi arahan secara virtual dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Surabaya, Minggu (20/9/2020).

“Dan kita berjuang dengan keyakinan bagaikan Bung Karno dalam ruang-ruang yang sempit, dalam penjara, Soekarno yakin bahwa kepemimpinannya akan mampu membawa perubahan bagi Indonesia Raya,” sambungnya berapi-api.

Karena itulah, tandas Hasto, “Kami yakin Kota Surabaya akan bisa kita pertahanan kemenangannya bagi PDI Perjuangan saudara-saudara sekalian. Sanggup?” katanya yang disambut koor kesanggupan peserta Rakercabsus.

Setelah rekomendasi DPP diturunkan ke Eri-Armuji, lanjut Hasto, maka tidak ada kata lain selain berjuang, menyatukan tekad, menyatu bersama rakyat, dengan energi pergerakan yang tidak pernah berakhir.

Terlebih selama dua dekade, Surabaya di bawah kepemimpinan kader PDIP, Bambang DH dan Risma, mencapai keberhasilan luar biasa. Maka saatnya melanjutkan kepemimpinan untuk tiga dekade berturut-turut.

“Jadi tiga kali dua periode berturut-turut itu yang diharapkan untuk kepemimpinan PDIP di Surabaya,” tuntas Hasto.

» Baca Berita Terkait Pilwali Surabaya