Harta Khofifah Naik Rp 2,3 M, Harta Emil Dardak Tak Beranjak!

NAIK DAN TAK BERANJAK: Beda jauh harta kekayaan Khofifah dan Emil Dardak selama pandemi Covid-10. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
NAIK DAN TAK BERANJAK: Beda jauh harta kekayaan Khofifah dan Emil Dardak selama pandemi Covid-10. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Harta kekayaan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa naik Rp 2,3 miliar saat pandemi Covid-19. Dari Rp 22,5 miliar pada 2019 menjadi Rp 24,9 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 30 Maret 2021 untuk periodik 2020.

Lantas, bagaimana dengan harta kekayaan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak? Tak beranjak alias bertahan di angka 8.374.447.340, sama seperti yang dilaporkan pada 30 April 2020 untuk periodik 2019.

Berdasarkan LHKPN yang diunduh melalui laman e-lhkpn, harta Emil terdiri dari tujuh tanah dan bangunan senilai Rp 6.824.662.000 yang tersebar di sejumlah daerah, yakni Jakarta Pusat, Bogor, dan Jakarta Timur. Semuanya hasil sendiri, tanpa ada warisan.

Lalu dua alat transportasi dan mesin, berupa mobil Toyota Kijang Innova Minibus tahun 2014 seharga Rp 175 juta dan mobil Suzuki Baleno 4×2 AT tahun 2018 seharga Rp 170 juta, keduanya hasil keringat sendiri.

Berikutnya harta bergerak lainnya senilai Rp 505 juta, serta kas dan setara kas Rp 765.668.340. Suami Arumi Bachsin itu juga memiliki utang 65.883.000 atau menyusut Rp 50 juta dari tahun sebelumnya sebesar Rp 115.883.000.

Jika dibandingkan dengan harta kekayaan Khofifah berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 30 Maret 2021 untuk periodik 2020, maka selisihnya yakni 16.584.689.172.

Total harta kekayaan Khofifah sendiri sebanyak Rp 24.959.136.512 atau naik 2.395.625.993 dari sebelumnya Rp 22.563.510.519 pada laporan periodik 2019.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kekayaan pejabat penyelenggara negara mengalami kenaikan selama pandemi Covid-19. Berdasarkan catatan, pejabat negara yang hartanya mengalami kenaikan mencapai 70,3 persen.

“Kita amati juga selama pandemi satu tahun terakhir ini, itu secara umum penyelenggara negara 70,3 persen hartanya bertambah. Kita pikir pertambahannya masih wajar,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan dalam webinar bertajuk “Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat”, Selasa (7/9/2021).

Meski sebagian besar tercatat mengalami kenaikan, terdapat pula 22,9 persen pejabat yang hartanya mengalami penurunan. Paling banyak terlihat pada kekayaan pejabat legislatif daerah tingkat kabupaten/kota.

HARTA TAK BERANJAK: Emil Dardak, harta kekayaannya tak beranjak dari Rp 8,3 miliar selama pandemi Covid-19. | Data: LHKPN
HARTA TAK BERANJAK: Emil Dardak, harta kekayaannya tak beranjak dari Rp 8,3 miliar selama pandemi Covid-19. | Data: LHKPN

» Baca Berita Terkait Pemprov Jatim