Gus Hans: Tak Elok Kalau Pilkada Tetap Digelar Tahun Ini

PILKADA SERENTAK: Gus Hans, tak elok Pilkada tetap digelar di tengah pandemi Corona. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
PILKADA SERENTAK: Gus Hans, tak elok Pilkada tetap digelar di tengah pandemi Corona. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometerjatim.com – Kandidat Wali Kota Surabaya, Zahrul Azhar Asumta menilai tak elok jika pemerintah memutuskan tetap menggelar Pilkada serentak tahun ini.

“Rasanya tak elok, sementara beberapa wilayah masih menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang mengharuskan masyarakat untuk tidak beraktivitas bebas di luar rumah,” katanya kepada Barometerjatim.com, Selasa (26/5/2020).

Pria yang akrab disapa Gus Hans itu menandaskan, jika pelaksanaannya ‘dipaksakan’ di Desember 2020, maka tahapan harus sudah dilakukan Juni.

“Apa tetap memaksa para petugas untuk melaksanakan tugasnya di tengah pandemi? Di situasi normal saja Pemilu kemarin memakan korban 500 lebih jiwa petugas,” katanya.

Karena itu, Gus Hans berpendapat sebaiknya pemerintah fokus dulu menyelesaikan permasalahan Covid-19 yang kian mewabah di Tanah Air.

“Jangan tambah lagi kebingungan masyarakat, dengan kebijakan yang timpang tindih tak terkoordinasi antarbidang,” ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan agar Pilkada serentak tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar mengatakan, pandemi Covid-19 tidak dapat diprediksi sampai kapan. Di sisi lain, tuntutan keberlangsungan proses demokrasi harus tetap berjalan.

”Kita harus optimistis bahwa kita bisa melaksanakan Pilkada ini,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Dia menyebut, jajaran pemerintah seperti Kementerian Kesehatan hingga Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 siap mendukung pelaksanaannya dengan menerapkan protokol kesehatan.

”Saya kira kondisi dan syarat itu (untuk menerapkan protokol kesehatan) bisa diatasi,” kata Bahtiar.

» Baca Berita Terkait Wabah Corona, Pilkada 2020